Breaking News:

Pegawai BPK Jabar Gadungan Kantongi Ratusan Juta Dari Menipu Warga KBB hingga Jakarta

Pria pengangguran diringkus polisi setelah melakukan penipuan dengan ngaku jadi Kepala Audit Fungsional BPK Jabar.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Hilman Kamaludin
Pria pengangguran diringkus anggota Polres Cimahi setelah melakukan penipuan dengan cara berpura-pura sebagai Kepala Audit Fungsional Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Pria pengangguran diringkus polisi setelah melakukan penipuan dengan ngaku jadi Kepala Audit Fungsional BPK Jabar.

Kasus penipuan ini terungkap setelah pelaku bernama Fikri Hidayat (27), warga Kota Bandung itu menipu korban, Muhammad Erfan Afriyanto (26), warga Cilame Permai Blok 17, RT 1/19, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, KBB.

Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan, mengatakan, dalam melancarkan aksi penipuan itu, pelaku hampir setiap hari memakai baju bertulisan dan berlogo BPK, baju Korpri, tanda pengenal BPK, dan aksesoris yang lain.

Baca juga: Ternyata Tak Hanya TKI Cianjur Pulang dari Arab yang Positif Omicron, Ada Dari Indramayu hingga KBB

"Niat pelaku untuk menipu sudah disusun dengan baik dan terencana, akhirnya dia melakukan aksinya secara door to door ke setiap instansi, baik provinsi maupun kabupaten," ujarnya saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Selasa (11/1/2022).

Baca juga: Presiden Jokowi Umumkan Booster Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga Diberikan Gratis

Dalam melakukan aksi penipuan itu, kata AKBP Imron Ermawan, pelaku mengiming-imingi bisnis yang menggiurkan dan hal lain yang bisa dibantu dalam urusan pekerjaan korban hingga akhirnya korban mengirimkan sejumlah uang.

Imron mengatakan, dari hasil penipuan tersebut pelaku mendapatkan uang dari korban sebesar Rp 179.270.000. Kemudian setelah itu, nomor ponsel dan WhatsApp pelaku sulit dihubungi karena kontak korban langsung diblokir.

"Kemudian korban curiga karena hal yang dijanjikan pelaku tidak dipenuhi. Kemudian korban mengecek ke kantor BPK, ternyata benar atas nama pelaku tidak bekerja di sana," kata Imron.

Setelah itu, korban melaporkan penipuan tersebut ke Polres Cimahi, kemudian polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku ditangkap di kontrakannya, Jalan Maleber, Gang Sauyunan 3 nomor 58, RT 4/5, Kelurahan Maleber, Kecamatan Andir, Kota Bandung pada 11 November 2021.

Sementara berdasarkan hasil pengembangan, kata Imron, korban penipuan tersebut tak hanya warga KBB saja, tetapi ada 3 korban lainnya asal Jakarta, yakni Agus Suryadianto dengan kerugian Rp 200 juta, Tekad Rp 25 juta, Yanto Rp 86 juta, dan Dedi warga Lembang Rp 4,5 juta.

"Jadi modus tersangka sudah jelas, mencari korban sebanyak mungkin dengan mengatasnamakan pegawai BPK Jabar, buktinya ada 4 korban lain yang ditipu," ucapnya.

Atas perbuatannya, pelaku penipuan tersebut dijerat dengan pasal 378 KUHP atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

"Kalau melihat rangkaian perbuatannya, pelaku patut diduga residivis karena melakukan aksinya berulang-ulang dengan modus dan kejahatan yang sama," ujar Imron

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved