Breaking News:

Piala FA

Dihina Fans Man United, Gerrard: Atmosfer Old Trafford Sangat Buruk, seperti Air dari Punggung Bebek

Meskipun mendapat hinaan dari pendukung Manchester United di Stadion Old Trafford, pelatih Aston Villa, Steven Gerrard, mengaku tidak tertekan.

Penulis: Hermawan Aksan | Editor: Hermawan Aksan
OLI SCARFF/AFP/Bolasport
Steven Gerrard, pelatih Aston Villa 

TRIBUNJABAR.ID - Meskipun mendapat hinaan dari pendukung Manchester United di Stadion Old Trafford, pelatih Aston Villa, Steven Gerrard, mengaku tidak tertekan.

Steven Gerrard melawat ke Old Trafford untuk mendampingi Aston Villa pada laga putaran ketiga Piala FA menghadapi Man United, Selasa (11/1/2022) dini hari WIB.

Laga itu berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Man United asuhan Ralf Rangnick.

Gol semata wayang Man United diciptakan oleh Scott McTominay pada menit ke-8.

Baca juga: McTominay Buat Manchester United Unggul 1-0 Atas Aston Villa, Hasil Babak I Putaran ke-3 Piala FA

Menjelang pertandingan, Gerrard sempat dicemooh oleh puluhan ribu fans Man United yang memadati Stadion Old Trafford.

Pendukung Man United juga beberapa kali menyanyikan lagu bernada hinaan yang ditujukan untuk Steven Gerrard saat pertandingan.

 

Gerrard harus menerima sambutan negatif itu mengingat dia adalah mantan kapten rival abadi Man United, Liverpool.

Menanggapi sambutan negatif dari publik Stadion Old Trafford, Gerrard mengaku tidak tertekan.

Gerrard secara tidak langsung bahkan menilai atmosfer Stadion Old Trafford sangat buruk.

"Relatif sepi! Saya pernah ke stadion yang lebih bising dari ini," kata Gerrard dikutip dari situs BBC Sports.

"Ini adalah pertandingan Piala FA yang bagus."

"Atmosfer pertandingan juga bagus."

Baca juga: Mantan Pemain Liverpool Ini Segera Merapat ke Aston Villa, Steven Gerrard: Dia Pemain Spesial

"Namun, terkait sambutan yang saya dapatkan, itu seperti air dari punggung bebek," ucap Gerrard.

Air dari punggung bebek atau water off a duck's back adalah ungkapan bahasa Inggris.

Dikutip dari situs Kamus Cambridge, ungkapan tersebut digunakan untuk mengatakan bahwa hal-hal seperti kritik atau hinaan tidak berpengaruh kepada seseorang karena dia sudah pernah menghadapinya sebelum ini.

Terkait kekalahan Aston Villa dari Man United, Gerrard mengaku tidak kecewa secara penuh dengan penampilan anak asuhnya.

Gerrard menilai Aston Villa hanya kurang beruntung karena gagal mencetak gol setelah mendominasi pertandingan.

Pelatih asal Inggris itu juga tidak mau menyalahkan wasit Michael Oliver yang menganulir gol Ollie Watkins pada menit ke-54 setelah melihat video assistant referee (VAR).

Gerrard hanya berharap Watkins dkk tidak larut dalam kekecewaan karena Aston Villa dijadwalkan kembali menghadapi Man United akhir pekan ini.

Duel Aston Villa vs Man United merupakan laga pekan ke-22 Liga Inggris yang akan dihelat di Villa Park pada Sabtu (15/1/2022).

"Cukup unik bermain melawan tim sama dalam kurun waktu lima atau enam hari."

"Para pemain kini memiliki kesempatan untuk mengembalikan mental mereka," ujar Gerrard.

"Saya yakin mereka sekarang frustrasi dengan hasil ini."

"Mereka sudah bermain baik dan mendominasi."

"Namun, para pemain tidak mendapatkan hasil dari kerja keras mereka," tutur Gerrard.

"Para pemain memiliki kesempatan untuk meluruskan hal itu di Villa Park akhir pekan nanti," ucap Gerrard.

"Saya tidak kecewa dengan penampilan Aston Villa hari ini."

"Namun, saya hanya kecewa karena kami tidak memanfaatkan banyak peluang dan kebobolan dengan cara yang ceroboh," ujar mantan pemain LA Galaxy itu menambahkan.

Di sisi lain, Gerrard berkomentar soal proses tinjauan VAR selama 3,5 menit yang berujung dengan pembatalan gol tim asuhannya.

Laga Man United vs Aston Villa pada putaran ketiga Piala FA 2021-2022 diwarnai dengan sepasang gol tim asuhan Steven Gerrard yang dianulir.

Aston Villa racikan Gerrard pertama kali menggetarkan jala gawang Man United pada menit ke-50 via sontekan Danny Ings.

Gol Aston Villa berawal dari umpan tendangan bebas John McGinn ke arah tiang jauh.

 

Umpan McGinn itu disambut oleh Ezri Konsa dengan sundulan. Ezri Konsa lantas meneruskan bola ke mulut gawang Man United.

Danny Ings, yang berdiri di depan kotak penalti, kemudian dengan mudah menceploskan bola masuk ke gawang dengan lututnya.

Sial bagi Aston Villa, wasit memutuskan menganulir gol Danny Ings.

Wasit Michael Oliver mengambil keputusan itu setelah meninjau video assistant referee (VAR).

Dikutip dari situs The Guardian, Michael Oliver menganulir gol Ings karena menganggap gelandang Aston Villa, Jacob Ramsey, melanggar Edinson Cavani sebelum terjadi gol.

Proses peninjauan tayangan ulang terhadap proses gol Danny Ings itu berlangsung cukup lama.

Menurut laporan wartawan BBC, Simon Stone, yang hadir langsung di stadion, proses pengambilan keputusan yang begitu lama membuat fan gelisah dan bertanya-tanya.

“Saya beruntung memiliki layar televisi di depan saya. Jadi, saya tahu apa yang terjadi. Fan tak punya perangkat seperti itu,” tulis Simon Stone.

Dalam konferensi pers seusai laga Man United vs Aston Villa, Gerrard juga berkomentar soal VAR.

“Berapa lama waktu yang Anda butuhkan? Wasit perlu tiga setengah menit untuk memutuskan. Mereka melihat dua atau tiga hal.”

“Ketika ada VAR dan mereka membuat keputusan, Anda harus menerimanya."

"Tak ada yang bisa Anda lakukan untuk mengubahnya.”

“Jalan keluar mudah adalah menyalahkan keberuntungan dan wasit."

"Kami tak akan melakukan itu,” ujar Steven Gerrard seperti dilansir dari BBC.

Setelah gol Danny Ings dianulir, wasit Michel Oliver juga tak mengesahkan gol Ollie Watkins pada menit ke-59.

Gol Ollie Watkins dianulir karena Danny Ings selaku pemberi assist terlebih dahulu terjebak offside.

“Saya tidak kecewa dengan performa tim malam ini."

"Saya hanya kecewa karena kami tak memanfaatkan peluang dan kebobolan gol ceroboh,” ujar Gerrard. (*)

Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved