Breaking News:

Pemkab Garut Kejar Target Vaksinasi Bagi Anak-anak, Berusaha Lindungi dari Varian Omicron

Kejar taget tersebut untuk melindungi para siswa dari virus Covid-19 termasuk varian omicron yang saat ini sudah masuk ke beberapa daerah di Jabar

Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Gebyar Vaksinasi Anak Indonesia Merdeka yang diselenggarakan TNI-Polri di MI At-Thoriyah Maripari, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut terus kejar target vaksinasi Covid-19 bagi siswa di Sekolah Dasar hingga akhir bulan Januari.

Kejar taget tersebut untuk melindungi para siswa dari virus Covid-19 termasuk varian Omicron yang saat ini sudah masuk ke beberapa daerah di Jawa Barat.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut, Leli Yuliani mengatakan tenaga kesehatan akan langsung mendatangi sekolah-sekolah di Kabupaten Garut untuk menyuntikan vaksin COvid-19 ke para siswa.

"Target vaksinasi buat anak selesai di akhir Januari ini, sebagai bentuk perlindungan juga buat mereka agar tidak terpapar varian Omicron," ujarnya saat dihubungi Tribunjabar.id, Senin (10/1/2021).

Baca juga: Tinjau Vaksinasi di Soreang, Kapolri Sebut Vaksin Bisa Ringankan Dampak Covid-19 Varian Omicron

Ia menuturkan, pihaknya menargetkan vaksinasi terhadap lebih 280 anak di Garut dengan jumlah 1.800 sekolah dasar.

Untuk dosis pertama ditargetkan selesai hingga akhir sementara dosis dua ditargetkan selesai pada akhir bulan Maret 2022.

"Diharapkan tanggal 31 Januari anak-anak sudah 100 persen divaksinasi," ucapnya.

Ketua DPC DPC Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kecamatan Sukawening, Wildan Seftya mengatakan masuknya Omicron ke Jawa Barat diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah pusat mau pun daerah.

Pihaknya juga sudah mengambil langkah cepat yakni lebih memperketat protokol kesehatan dalam pembelajaran tatap muka di sekolah.

Termasuk melakukan kordinasi dengan pihak puskesmas dan para orang tua murid agar mereka tidak ketakutan dan bisa belajar dengan nyaman di sekolah.

"Kami dari madrasah tentunya sama dengan sekolah yang lain, berharap virus varian baru apa pun namanya itu, apalagi sekarang Omicron sudah masuk ke Jabar, mudah-mudahan tidak menyebar," ucapnya.

Baca juga: Cara Daftar Vaksin Covid-19 untuk Anak, Bisa Lewat Aplikasi JAKI, Ini Syarat-syarat yang Dibutuhkan

Wildan menjelaskan pihaknya juga bekerjasama dengan Polres Garut dalam melakukan vaksinasi untuk anak usia 6 hingga 11 tahun sebagai upaya untuk melindungi mereka dari terpaparnya virus Covid-19.

"Siapkah kami menghadapi virus varian baru, tentunya kami siap sekali dalam artian kita menjaga anak-anak kita prokesnya diperketat, selalu kordinasi dengan pihak puskesmas terkait kesehatan anak-anak," ucap Wildan yang juga Kepala MI At-Thohiriyah Maripari.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved