Breaking News:

Puluhan Warga Tasik Lapor Polisi, Diiming-imingi Buka Rekening ternyata untuk Transaksi Judi Online

Meski kasus tersebut sudah ditangani Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, namun korban masih banyak yang mengadu ke Polsek Cihideung, Sabtu (8/1/2022).

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Ravianto
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Sejumlah korban penipuan buku tabungan bersiap masuk ke ruang Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Jumat (7/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Jumlah korban dugaan penipuan bermodus pembuatan buku tabungan dan kartu ATM baru di bank diduga untuk transaksi judi online, terus bertambah.

Meski kasus tersebut sudah ditangani Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, namun korban masih banyak yang mengadu ke Polsek Cihideung, Sabtu (8/1/2022).

"Semula jumlah warga yang melapor sebanyak 22 orang, terdiri atas pelajar dan warga biasa," kata Kanit Reskrim Polsek Cihideung, Iptu Ruhana Efendi.

Karena jumlahnya cukup banyak, penanganan kasus langka tersebut kemudian dilimpahkan ke Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota.

Namun hingga Sabtu ini korban yang mengadu ke Polsek Cihideung terus bertambah.

Saat ini jumlahnya mencapai 48 orang.

"Yang tidak membawa kendaraan kami antarkan ke mapolres dengan menggunakan mobil polsek. Sebagian besar remaja putri dan ibu rumah tangga," kata Ruhana.

Sejumlah korban menceritakan modus operandi seseorang berinisial R agar membuka rekening baru di bank dengan iming-iming uang Rp 200 ribu.

Namun setelah pembuatan rekening baru selesai dan mereka menerima uang Rp 200 ribu, buku tabungan serta ATM ternyata dibawa terduga pelaku.

Belakangan mereka mendapat kabar bahwa buku tabungan dan kartu ATM atas nama mereka digunakan untuk transaksi judi online.

Karena khawatir menjadi permasalahan ke depan, mereka pun akhirnya mengadu ke polisi. 

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Agung Tri Poerbowo, membenarkan adanya pelimpahan kasus tersebut.

Dia mengatakan pihaknya masih mendalami.

"Masih diselidiki dan didalami. Para korban pun masih dimintai keterangannya. Tunggu saja kabar terbarunya," kata Agung. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved