PTM 100 Persen di Kota Bandung di Tengah Ancaman Omicron, Jangan Sampai Jadi Malapetaka

Pengamat pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Cecep Darmawan berharap tidak ada gelombang kasus Covid-19 saat berlaku PTM 100 persen

Tribun Jabar/Lutfi AM
Suasana PTM hari pertama di SDN 01 Cingcin, Kabupaten Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pengamat pendidikan dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Cecep Darmawan berharap tidak ada gelombang kasus Covid-19 saat berlaku PTM 100 persen.

Rencananya, PTM 100 persen di Kota Bandung dimulai pada 10 Januari.  Menurutnya, Pemkot Kota Bandung memang telah mengevaluasi dan validasi sekolah yang siap PTM 100 persen.

"Ketika kondisi Covid-19 mulai terkendali dan bahkan melandai, memang harus dibarengi dengan persiapan untuk melakukan PTM, meskipun kini masih dibayang-bayangi varian baru omicron. Tapi, mudah-mudahan saja tak sampai ada gelombang kasus lagi," katanya saat dihubungi Tribun Jabar, Minggu (9/1/2022).

Baca juga: Besok PTM Semester Dua di Kota Bandung Dimulai, Ini Titipan Plt Wali Kota Bandung

Ketika PTM 100 persen serentak digelar di Kota Bandung semester dua per 10 Januari 2022, Cecep juga menyebut langkah pemerintah sudah lengkap.

Namun, dia memiliki beberapa catatan, seperti Pemkot Bandung harus jeli dalam pengecekan di setiap sekolah, terutama dalam hal penerapan protokol kesehatan.

"Saya melihat di beberapa institusi termasuk sekolah, tempat cuci tangannya sudah ada yang kurang terawat dan ini sebelum mulai PTM harus diperbaiki dahulu. Intinya, masalah infrastruktur prokesnya harus diperhatikan," ujarnya seraya meminta kepada Satgas Covid untuk tak mengizinkan sekolah yang tak memperhatikan itu.

Selanjutnya, catatan Cecep ialah harus diperhatikan masalah vaksin terhadap pendidik dan tenaga kependidikan serta siswanya hingga perlu adanya pengecekan suhu tubuh di pintu masuk sekolah.

Baca juga: Kapolri Apresisasi Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bandung, Bekal PTM 100 Persen

"Paling penting juga besok jika memungkinkan harus ada swab tes baik semuanya atau random," ucapnya.

Ketika PTM sudah berjalan, Cecep meminta kepada satgas baik tingkat kota, kewilayahan, sampai sekolah dan masyatakat juga media perlu tetap adanya pengawasan terhadap protokol kesehatan baik setiap hari maupun secara berkala sehingga ada hal-hal yang kurang bisa segera diperbaiki.(*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved