PT KAI Daop 3 Cirebon Layani 68 Ribu Penumpang KA Selama Nataru, Ini Kota Tujuan Favorit Penumpang

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Suprapto, mengatakan, terdapat 68.293 penumpang yang dilayani selama masa angkutan Nataru yang berlangsung sejak

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNCIREBON.COM/AHMAD IMAM BAEHAQI
Penumpang yang akan naik kereta api saat berjalan di peron Stasiun Cirebon Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Rabu (5/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 yang dilaksanakan PT KAI Daop 3 Cirebon telah berakhir.

Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Suprapto, mengatakan, terdapat 68.293 penumpang yang dilayani selama masa angkutan Nataru yang berlangsung sejak 17 Desember 2021 - 4 Januari 2022.

Menurut dia, jumlah tersebut merupakan penumpang yang naik dan turun dari kereta api di semua stasiun wilayah kerja PT KAI Daop 3 Cirebon.

"Dari total 68 ribu itu terdiri dari 34.661 penumpang naik dan 33.632 penumpang turun selama periode angkutan Nataru," ujar Suprapto saat ditemui di Stasiun Cirebon Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Rabu (5/1/2022).

Ia mengatakan, puncak angkutan Nataru terjadi pada Minggu (3/1/2022). Saat itu, jumlah penumpang yang naik kereta api di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon mencapai 3281 orang.

Jumlah penumpang turun di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon paling banyak terjadi pada Jumat (24/12/2021) yang mencapai 2287 orang.

Selain itu, selama periode angkutan Nataru di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon juga rata-rata tedapat 83 - 91 perjalanan kereta api setiap harinya.

"Kereta api tujuan DKI Jakarta menjadi favorit para penumpang di wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon, karena paling banyak ke arah sana," kata Suprapto.

Suprapto menyampaikan, sejumlah kereta api tujuan kota-kota di Pulau Jawa pun menjadi favorit penumpang setelah Jakarta, di antaranya, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Purwokerto, Bandung, dan Jember.

Pihaknya memastikan protokol kesehatan diterapkan secara ketat selama masa angkutan Nataru sesuai Surat Edaran Kemenhub RI Nomor 112 Tahun 2021.

Karenanya, jika terdapat penumpang yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan maka dilarang naik kereta api dan bea pembelian tiketnya dikembalikan 100 persen.

"Di masa Nataru, ada 1.078 penumpang batal naik kereta api karena tidak memenuhi persyaratan, dan paling banyak terjadi pada 2 Januari 2022 yang mencapai 111 orang," ujar Suprapto. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved