Orangtua Pelanggan Dikeroyok Penjual Jasa Tato Alun-alun Bandung, Dipukul Pakai Helm
Kapolsek Regol, Kopol Edy Kusmawan mengaku sudah menerima laporan terkait pengeroyokan yang dilakukan penjual jasa tato di kawasan alun-alun
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kapolsek Regol, Kopol Edy Kusmawan mengaku sudah menerima laporan terkait pengeroyokan yang dilakukan penjual jasa tato di kawasan Alun-alun Kota Bandung.
Laporan korban sudah diterima Polsek Regol dengan nomor laporan LP/B/09/I/2022/SPKT/POLSEK REGOL/RESTABES BDG/POLDA JABAR.
Dikatakan Edy, peristiwa tersebut bermula saat korban ditelepon anaknya yang mengaku ditahan oleh tukang tato, lantaran kurang dalam membayar jasa.
Baca juga: Masih Ada yang Berkeliaran, Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan di Baleendah Bandung Telah Ditangkap
"Kemudian pelapor mendatangi lokasi hingga terjadi pengeroyokan oleh para terlapor dengan menggunakan helm, sehingga pelapor mengalami luka lecet di dahi, kepala terasa sakit, luka sobek di bawah bibir serta memar di bagian wajah dan hidung," ujar Edy, saat dihubungi Rabu (5/1/2022).
Saat ini, kata dia, pihaknya sedang melakukan penyidikan untuk mengamankan pelaku.
"Sudah buat laporan polisi kemarin, kita akan lakukan penyelidikan untuk mengamankan pelakunya," katanya.