Soal Wakil Wali Kota Definitif, Ketua DPRD Menunggu Gubernur, Ketua DPD PKS Menanti Kabar DPP PKS

Ketua DPRD Kota Bandung Teddy Rusmawan meminta Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk segera menyerahkan surat dari DPRD Kota Bandung, terkait pemberhentia

Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
Tribunjabar.id/Kisdiantoro
Ketua DPRD Kota Bandung Teddy Rusmawan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua DPRD Kota Bandung Teddy Rusmawan meminta Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk segera menyerahkan surat dari DPRD Kota Bandung, terkait pemberhentian wali kota Bandung Oded M Danial kepada Mendagri.

"Kami sudah merespons keinginan gubernur, segera melakukan Paripurna pemberhentian Mang Oded sebagai wali kota karena beliau meninggal. Kami juga sudah memberikan surat kepada gubernur dan  sekarang kami sedang menunggu gubernur meneruskan surat kepada Mendagri," ujar di Teddy di Taman Radio,  Selasa (4/1). 

Teddy mengaku sudah berkomunikasi dengan kepala biro kerja sama dan pemerintahan umum mengenai surat untuk Mendagri dan  sempat menyampaikan hal ini kepada wakil gubernur beberapa waktu yang lalu.

"Beberapa waktu yang lalu saya sudah bertemu dengan wakil gubernur dan beliau mengisyaratkan bahwa agenda gubernur padat," ujarnya. 

Menurut Tedy, proses ini perlu segera dilakukan agar segera bisa melakukan tahap selanjutnya untuk mengangkat walikota definitif. Karena ini terkait dengan pelayanan kepada masyarakat, mengingat ada beberapa hal yang tidak bisa dilakukan oleh PLT walikota.

Mengenai dipindahkannya jabatan ketua harian  gugus tugas penanggulangan Covid-19 kota Bandung, yang sebelumnya dijabat Sekda Kota Bandung Ema Sumarna dialihkan kepada Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Bandung Asep Gufron, menurut Tedy, itu hal yang lumrah.

Menurut Tedy, dicopotnya Ema jadi Ketua harian Gugus Tugas Covid-19 bisa jadi Yana Mulyana sebagai Plt wali kota sudah mempersiapkan tema semangat untuk mengerjakan hal-hal lain di awal tahun ini.

"Tugas sekda kan berat dan banyak. Jadi mungkin saja wali kota mempunyai tugas lain yang harus dikerjakan oleh pak sekda," ujarnya.

Sementara itu soal nama calon wakil wali kota dari PKS  menurut Teddy  diserahkan ke Ketua DPD PKS Kota Bandung, Khairullah. 

Dihubungi terpisah ketua DPD PKS kota Bandung Khairullah  mengatakan yang menentukan nama untuk posisi wakil wali kota Bandung bukan hanya dari pihak kota Bandung melainkan juga dari DPP.

"DPD sudah mengajukan empat nama tapi DPP belum memberikan arahan lagi, kami masih menunggu," ujarnya . 

Menurut Khairullah, DPD tetap berusaha agar prosesnya segera berlangsung, tapi mandek di provinsi.

"Sampai akhir Desember sepengetahuan saya suratnya belum dikirimkan oleh provinsi kepada kementerian," ujarnya.

Khairullah mengatakan, kota Bandung butuh wakil wali kota untuk membantu pak Yana menyelesaikan janji -janji kampanye almarhum Mang Oded.  (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved