Buntut Video Asusila Kepala Sekolah di Toilet Restoran, Ketua DPD Korpri Kuningan Bakal Beri Sanksi

Buntut perbuatan tidak terpuji yang diduga dilakukan seorang ASN sekaligus kepala sekolah terhadap lawan jenis di sebuah toilet rumah makan adalah san

TRIBUN CIREBON/AHMAD RIPAI
KETUA DPK Korpri Kuningan, Dian Rahmat Yanuar. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Buntut perbuatan tidak terpuji yang diduga dilakukan seorang ASN sekaligus kepala sekolah terhadap lawan jenis di sebuah toilet rumah makan adalah sanksi.

Sekretaris Daerah Kuningan, H Dian Rahmat Yanuar mengaku belum menerima laporan atas tindakan kepala sekolah tersebut.

"Adanya dugaan perbuatan asusil hingga heboh begitu, kami belum terima laporan dari dinasnya," ungkap Dian kepada Tribuncirebon.com, Senin (3/1/2022).

Baca juga: Polres Kuningan Tangkap Pimpinan Ponpes yang Diduga Lakukan Tindakan Asusila Anak di Bawah Umur

Terkait perbuatan itu, Dian telah menyiapkan ganjaran yang siap diberikan terhadap oknum kepala sekolah tersebut.

"Mengenai sangsi ASN terlibat begituan, itu bisa mendapat hukuman. Mulai dari tertulis hingga tak tertulis, seperti menonjolkan sosok ASN hingga melakukan penundaan pangkat," ungkapnya.

Dalam penerapan atau pemberian sangsi, tentu memiliki tahapan dan mekanisme dalam penerapan aturan terhadap ASN. "Ya penjatuhan hukuman jelas memiliki tahapan dan ada mekanismenya," ujar Dian yang juga Ketua DPD Korpri Kuningan.

Baca juga: POPULER Pagi Ini, Video Syur 20 Detik di Kuningan Pemeran Laki-lakinya Kepala Sekolah

Sebelumnya beredar video heboh yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negeri di Kuningan, kontan menjadi bahan perbincangan kalangan masyarakat. Terlebih dalam video yang berdurasi sekitar 20 detik itu menampilkan dua pasangan yang sedang melakukan tindakan asusila di dalam toilet milik rumah makan yang terletak di Jalur Kuningan - Cirebon.

Diketahui sosok yang terlibat dalam video itu adalah seorang ASN yang juga kepala sekolah di Kecamatan Jalaksana, Kuningan.

"Untuk video itu, kami sempat lihat tapi lupa lagi ya, yang jelas sempat heboh juga Kang. Terus sosok dalam video katanya kepala sekolah," kata Nana warga Kecamatan Jalaksana saat ditemui tadi, Kamis (30/12/2021).

Dikonfirmasi secara terpisah melalui sambungan telepon, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kuningan, H Uca Somantri membenarkan bahwa telah terjadi aksi tidak terpuji yang melibatkan oknum tenaga pendidik.

"Untuk permalasahan itu benar dan kami telah melakukan pemanggilan terhadap bersangkutan. Untuk dimintai keterangan sebagai bahan pertimbangan hingga menjadi pelaporan kami ke pimpinan lebih atas," kata Uca saat di hubungi tadi.

Alasan pemanggilan itu dilakukan karena sebelumnya, ada laporan dari pihak lawan jenis yang terlibat oknum kepala sekolah tersebut.

"Ya, dengan aduan dari pihak tertentu, kami sudah konfirmasi ke bersangkutan. Kemudian, dalam pernyataan bersangkutan itu katanya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut lagi," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved