Breaking News:

Tahun Baru, Waspadai Hujan Deras Disertai Petir di Sumedang, BPBD Sebut Potensi Longsor dan Banjir

Pada pergantian tahun ini warga Sumedang diminta waspada dengan potensi bencana seperti longsor, pergerakan tanah, dan banjir.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Kondisi rumah di Dusun Cibitung, Desa Sawahdadap, Cimanggung, Sumedang, yang tertimpa longsoran, Kamis (30/12/2021). (Polsek Cimanggung) 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Hujan deras diperkirakan akan mengguyur Kabupaten Sumedang, hampir di semua Kecamatan hari ini, Jumat (31/12/2021) hingga esok Sabtu.

Turunnya hujan deras itu dimulai pukul 14.00, sesuai perkiraan Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang mengatakan hujan deras tersebut memungkinkan terjadinya bencana alam.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Kabupaten Sumedang, Adang, mengimbau siapapun, pada pergantian tahun ini untuk waspada dengan potensi bencana seperti longsor, pergerakan tanah, dan banjir.

Baca juga: Tebing Longsor di Sukamantri Ciamis Ancam Dua Rumah di Atasnya, Bagian Teras Sudah Terbawa Longsor

"Memang Sumedang itu ada potensi pergerakan tanah atau longsor menengah ke tinggi," kata Adang kepada TribunJabar.id di Sumedang. Jumat.

Bencana longsor, menurut Adang, mungkin terjadi di semua daerah di Sumedang. Namun, ada sejumlah daerah yang mendominasi, seperti Jatinunggal, Rancakalong, Cibugel, Sukasari, dan Cimanggung.

"Di Cimanggung, sekitar desa Tegalmanggung dan Sindulang, desa Cihanjuang juga termasuk, potensi ancamannya kategori tinggi," kata Adang, merujuk kejadian longsor yang menewaskan 40 orang di Cihanjuang.

Tak terkecuali daerah di bagian utara Sumeang, seperti Sirnamulya, Mulyasari, kemudian Girimukti, Ciherang, Baginda, dan Citengah yang potensi longsornya sama tinggi.

"Juga ancaman banjir di Jatinangor dan di Ujungjaya," katanya.

BPBD telah menyiapaka pasukan sebanyak 35 personel untuk siap siaga menjelang tahun baru. Personel itu bahkan dalam sebulan ini terus melakukan apel kesiapsiagaan, mengecek kebugaran tubuh personel dan kebagusan peralatan.

"Kami tetapkan shift, berupaya juga untuk stabil, tetap dalam keadaan bugar, supaya jika ada kejadian tetap siap," kata Adang.

Baca juga: Longsor Terjang Kampung Pasar Cianjur, Tiga Rumah Rusak Berat, Begini Kondisi Penghuninya

Meski personel hanya 35, Adang mengaku bantuan dari relawan BPBD sudah sangat membantu dan dirasa cukup. Sebab, di setiap kecamatan bahkan sebagian besar desa atau kelurahan, sudah ada relawan yang intens berkomunikasi dengan BPBD Sumedang.

"Relawan yang sudah dibentuk, tentunya sangat membantu kami," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved