Berbagai Cara Penjual Miras Sembunyikan Dagangan, Simpan di Rice Cooker Hingga Pakaian Cucian

Penjual minuman keras yang sempat dirazia, menutup warungnya di bagian depan. Saat digeledah terdapat berbagai minuman keras.

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Anggota Polsek Cicalengka menyita berbagai merek minuman keras dalam razia menjelang pergantian tahun, Jumat (31/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Berbagai cara dilakukan penjual minuman keras menjelang tahun baru di Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (31/12/2021). Ada yang dimasukkan ke rice cooker.

Cara itu tetap saja diketahui jajaran Polsek Cicalengka hingga mengamankan ratusan botol minuman keras dan ratusan butir obat keras golongan G.

Penjual minuman keras yang sempat dirazia, menutup warungnya di bagian depan. Saat digeledah terdapat berbagai minuman keras.

Uniknya, tempat penyimpanannya dipisah-pisah, ada yang disimpan di rice cooker, pakaian cucian, di kantong jaket, di bawah laci, di dinding dilapis tripleks, dan lainnya. 

Upaya penjual minuman keras itu diketahui oleh jajaran kepolisian dan akhirnya diamankan.

Saat dalam perjalanan, polisi yang sedang razia melihat orang itu kabur dari kiosnya. Saat dihampiri ke tempat tersebut, terdapat ratusan butir obat keras.

Baca juga: Polsek Jampangtengah Amankan Ratusan Botol Minuman Keras dalam Operasi Menjelang Pergantian Tahun

Kapolsek Cicalengka, Kompol Aep Suhendi, mengatakan menjelang malam tahun baru, polisi menggelar razia minuman keras dan obat terlarang.

"Hasilnya ternyata masih ditemukan pedagang minuman keras, yang modus penjualannya banyak mengelabui para petugas, di luar ditutup saat kedalam ditemukan di berbagai tempat," ujar Aep setelah menggelar razia, di Mapolsek Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (31/12/2021).

Menurut Aep, pedagang tersebut selain menutup tokonya, menyimpan minumannya terpisah di berbagai tempat.

"Ada di lemari pendingin, ada yang di ember, ada yang di balik pakaian, dan lainnya. Ditemukan banyak minuman keras berbagai merek," kata Aep.

Aep mengatakan, saat razia menemukan penjual obat terlarang.

"Dia melarikan diri dan meninggalkan barang bukti, sekitar 500 butir daftar obat G berbagai merek," tuturnya.

Menurut Aep, selain itu, tadi siang menindak lanjuti laporan masyarakat bahwa adanya penjualan minuman keras, dengan sistem COD (bayar di tempat).

Baca juga: Polsek Nagrak Sukabumi Amankan Belasan Jerigen Bahan Minuman Keras yang Akan Dikirim ke Kota Ini

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved