Akses Keluar Masuk Rumah Ditutup Tetangga, Keluarga Supriadi Merasa Hidup di Penjara

Karena dua jalan ke rumahnya ditutup tembok, Supardi dan keluarganya tidak lagi memiliki akses keluar masuk.

Dokumentasi Supriadi
Supriadi menunjukkan akses jalan ke rumahnya yang ditutup tetangga, di Lingkungan Gerung Butun Barat, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, NTB, Selasa (29/12/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, MATARAM- Sebuah rumah tidak memiliki akses untuk keluar masuk di Lingkungan Gerung Butun Barat, Kelurahan Mandalika, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, NTB.

Rumah itu milik Keluarga Supriadi (49). Semua akses keluar masih masuk rumah itu, di sisi barat dan timur, telah ditutup tembok rumah tetangga.

Dampaknya, keluarga Supriadi terkurung di dalam rumah mereka sendiri. "Kami masih seperti dipenjara," kata Supriadi pada TribunLombok.com, Selasa (28/12/2021).

Satu-satunya akses yang tersisa di sisi barat, ditutup bangunan rumah tetangga bernama Musbah sejak Sabtu (25/12/2021).

Akses gang di sebelah timur rumahnya telah ditembok sekitar lima tahun lalu oleh tetangga bernama Sarisah.

Baca juga: Longsor Terjang Sumedang, Akses ke Objek Wisata di Citengah Tertimbun, Tak Bisa Dilalui Kendaraan

Supriadi berharap gang rumah tersebut dibuka kembali.

Ia mengklaim punya hak atas gang yang ditutup tetangganya Sarisah untuk dijadikan dapur.

Selama ini, karena akses jalan itu ditutup menjadi dapur, Supardi terpaksa melewati gang rumah sebelahnya.

Sekarang, setelah kepemilikan lahan beralih ke anak tetangganya. Jalan tersebut ditutup.

Supriadi menuturkan, awalnya, dia membeli lahan seluas 100 meter persegi pada mertuanya tahun 1989.

Saat dibeli, akses masuk ke lahannya itu berupa jalan dan gang.

Tanpa sepengetahuan dia, mertua Supriadi menjual tanahnya kepada adik ipar mertuanya.

"Waktu itu yang punya tanah mertua dan adik ipar saya. Belum dibagi. Luasnya 300 meter persegi," kata Supriadi.

Kemudian laha n dijual ke ipar adik mertuanya yakni almarhum Mahir. "Setelah Pak Mahir meninggal, tanah itu dijual ke Pak Musbah," ujarnya.

Baca juga: Dituduh Punya Akses Keluar Masuk Rumah, Keponakan Tuti Akhirnya Buka Suara, Sebut Hal Ini

Halaman
123
Sumber: Tribun Mataram
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved