Anak Harus di Rawat di Rumah Sakit, Ganjar Terbantu dengan Adanya Program JKN-KIS
Ganjar, salah satu warga merasa terbantu dengan adanya program JKN-KIS saat anaknya harus di rawat di rumah sakit
Penulis: Siti Fatimah | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Saat ini hampir seluruh wilayah Indonesia mengalami musim hujan. Bahkan curah hujan di sejumlah daerah termasuk intesitas tinggi, termasuk di Jawa Barat dan sekitarnya.
Pada saat musim hujan seperti ini, penting untuk menjaga daya tahan tubuh, terlebih di tengah masih adanya pandemi Covid-19.
Daya tahan tubuh sangat diperlukan agar tak mudah terserang penyakit, terutama penyakit yang mudah menyerang pada musim hujan seperti saat ini seperti penyakit batuk, flu, atau pilek yang disertai demam atau panas tinggi.
Hal inilah yang dialami oleh salah satu warga di Kabupaten Bandung.
Saahirah Tanisha (3) yang harus dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan dirawat di RS UKM dikarenakan mengalami panas tinggi dan batuk.
"Anak saya ini langsung saya bawa ke IGD karena di rumah mengalami panas tinggi dan batuk terus menerus. Alhamdulillah ditangani secara cepat di sini. Dokter IGD mengatakan Saahirah mengalami peningkatan leukosit dan ada infeksi," kata Ganjar membuka perbincangan, Senin (13/12).
Leukosit atau sel darah putih diproduksi oleh sumsum tulang dan diedarkan ke seluruh tubuh melalui aliran darah.
Leukosit merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi untuk menghasilkan antibodi yang dapat melawan virus, jamur, bakteri, dan parasit penyebab penyakit yang masuk ke dalam tubuh.
"Alhamdulillah Saahirah panasnya sudah turun dan batuknya mulai berkurang, semoga hari ini atau besok sudah bisa pulang. Mohon do''anya saja," Katanya.
Ganjar menceritakan bahwa bukan hanya kali ini memanfaatkan Program JKN-KIS, sebelumnya ia dan keluarga besarnya juga pernah merasakan pelayanan kesehatan dengan menggunakan kartu JKN-KIS.
"Sebelumnya pernah bapak dan adik saya yang menggunakan kartu JKN-KIS. Alhamdullillah selama ini seluruh biaya dijamin oleh BPJS Kesehatan. Pelayanan yang diberikan rumah sakit baik dokter dan perawatnya sangat baik," ujar Ganjar.
Dia juga menceritakan bahwa ia juga sangat dipermudah oleh rumah sakit pada urusan administrasi. Ia mengaku bahwa tidak membawa kartu fisik JKN-KIS.
"Saya beryukur karena semuanya dipermudah urusan administrasi walaupun saya tidak membawa kartu fisik JKN-KIS tetap dilayani dengan baik setelah menunjukkan kartu digital pada aplikasi Mobile JKN," katanya.
Kedepannya, Ganjar berharap agar BPJS Kesehatan selaku penyelenggara Program JKN-KIS terus melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat agar masyarakat memahami betapa pentingnya mempunyai jaminan kesehatan.
"Saya harap Program JKN-KIS semakin baik lagi, dan BPJS Kesehatan terus mengedukasi seluruh peserta dan masyarakat agar semakin memahami Program JKN-KIS," Kata Ganjar.