Breaking News:

Banjir di Sumedang

Drainase Tol Cisumdawu Buruk, 5 Hektare Sawah di Jatinangor Sumedang Terendam Banjir

Tanaman padi yang baru ditanam pun tertutup lumpur karena banjir kemarin.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: taufik ismail
Dok Kepala Desa Cileles, Duduy Abdul Holik
Sawah milik warga di Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat rusak berat akibat diterjang banjir pada Sabtu (25/12/2021) kemarin. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sawah seluas 5 hektare di Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat rusak berat akibat diterjang banjir pada Sabtu (25/12/2021) kemarin. 

Para petani di desa tersebut harus menanggung kerugian yang cukup besar lantaran tanaman padi yang baru ditanam terendam banjir dan tertutup material lumpur. 

"Total ada 20 hektare sawah yang terdampak, 5 hektare di antaranya terendam, dan 15 hektare lainnya terdampak banjir tersebut akibat saluran irigasi tertutup tanah, " kata Kepala Desa Cileles, Duduy Abdul Holik, kepada TribunJabar.id di Cileles, Minggu (26/12/2021). 

Duduy menyebutkan, buruknya sistem drainase di lahan proyek pembangunan Tol Cisumdawu dituding menjadi satu penyebab banjir di wilayahnya.

"Banjir ini akibat saluran air di proyek Tol Cisumdawu buruk, tanggul aliran airnya jebol, " ujarnya. 

Duduy menuturkan, hingga saat ini tercatat ada tiga tanggul saluran air di proyek Tol Cisumdawu yang jebol.

Sehingga, ujar dia, jika terjadi hujan deras membanjiri sawah milik warga. 

"Total ada 500 warga harus menanggung kerugian akibat banjir ini. Saat ini banjirnya sudah surut, namun 5 hektare sawah terendam lumpur,"  katanya. 

Meski begitu, kata dia, pihak Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Tol Cisumdawu, Erwin Herlambang dan Sekretaris Daerah Sumedang Herman Suryatman telah mendatangi sawah yang terdampak banjir. 

"Kemarin, dari pihak Satker Tol Cisumdawu dan Pak Sekda sudah meninjau langsung ke sini, dan Pak Erwin mengatakan akan melakukan kajian dan melaporkan dulu kepada pimpinannya pada Senin (27/12/2021) besok, terkait usulan perbaikan saluran air, pembangunan embung dan kompensasi kepada warga yang terdampak" ujar Kades. 

Duduy menyatakan, untuk mengantisipasi banjir susulan, warga setempat bergotong-royong membuat tanggul sementara.

"Saat ini warga membuat tanggung sementara dari kayu dan bambu," kata dia. 

Baca juga: Hujan Deras di Timur Bandung, Kawasan Rancaekek Sempat Direndam Banjir

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved