Breaking News:

Pengakuan Komplotan Maling Kabel di Stadion Watubelah Cirebon, Segini Harga Per Kilonya

Jajaran Polresta Cirebon meringkus komplotan maling kabel instalasi di Stadion Watubelah di Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Giri
Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman (pegang mikrofon), beserta jajarannya saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (25/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Jajaran Polresta Cirebon meringkus komplotan maling kabel instalasi di Stadion Watubelah di Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Seorang anggota komplotan tersebut, MF mengaku kabel instalasi itu dicuri untuk diambil tembaganya.

"Itu tembaganya kalau dijual laku seharga Rp 90 ribu per kilogram," kata MF saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (25/12/2021).

Namun, ia mengaku tidak mengetahui ke mana kabel itu dijual.

Pasalnya, penjualan kabel tersebut biasanya dilakukan oleh rekannya yang kini masih buron.

MF dan dua rekannya yang berinisial FR (29) dan IS (27) telah diamankan di Mapolresta Cirebon.

Bahkan, FR dihadiahi timah panas karena berusaha melawan saat hendak diamankan.

"Enggak tahu di jual ke mana, itu tugas teman saya yang kabur. Saya baru pertama kali ikut dan langsung tertangkap," ujar MF di hadapan petugas.

Kasat Reskrim Polresta Cirebon, AKP Anton, menegaskan ketiga pelaku merupakan komplotan spesialis maling kabel instalasi.

Bahkan, komplotan itu pun telah menggasak kabel instalasi Stadion Watubelah sebanyak dua kali, sebelum akhirnya tertangkap tangan kemudian diamankan.

Hingga kini, pihaknya masih mengembangkan kasusnya karena tidak menutup kemungkinan komplotan tersebut beraksi di TKP lain.

"Dari hasil pendalaman sementara, mereka pernah mencuri kabel instalasi dari Stadion Watubelah beberapa waktu lalu, dan dalam aksi keduanya tertangkap," kata Anton.

Anton menyampaikan, barang bukti yang diamankan di antaranya tang, gunting, gergaji, cutter, tas, kabel instalsi sepanjang 100 meter yang digulung menjadi sembilan bagian, dan lainnya.

Selain itu, jajarannya juga masih menburu satu anggota komplotan tersebut yang kini telah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved