Libur Natal di Bandung, Warga Berdesakan ke Alun-alun Bandung, Jalan Asia Afrika Ramai
Warga yang menikmati libur Natal di kawasan Alun Alun Bandung tidak menjaga jarak dan berdesakan, Sabtu (25/12).
Penulis: Tiah SM | Editor: Mega Nugraha
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -- Warga yang menikmati libur Natal di kawasan Alun Alun Bandung tidak menjaga jarak dan berdesakan, Sabtu (25/12).
Pengunjung Alun alun Bandung berdesakan di pintu masuk masuk taman Alun-alun Bandung tepatnya seberang Pendopo Kota Bandung.
Penumpukan terjadi karena menanti giliran masuk dan antri scan peduli lindungi sayangnya tak ada petugas untuk mengingatkan warga untuk menjaga jarak .
Baca juga: Ambisi Persib Bandung di 2021 Menumbangkan Bhayangkara FC di Puncak Klasemen Liga 1
Warga yang berdesakan ditambah ramainya pedagang asongan tapi mereka menggunakan masker.
Para pengunjung sebagian besar dari luar daerah memilih liburan di Alun alun karena gratis.
"Saya dari Cimahi, liburan ke Alun-alun Bandung ingin menikmati suasana Alun alun tapi duh berdesakan begini," ujarnya.
Keramaian di Jalan Asia Afrika selain banyak foto bareng dengan para cosplayer juga diramaikan oleh delman dan berseliweran angkutan sepeda motor bisa membawa enam sampai 10 anak.
Sementara itu anggota Komisi A DPRD Kota Bandung Erick Darmajaya mengatakan hasil pantauannya semua petugas siaga.
“Teman teman dari TNI, Polri, Dishub Satpol-PP dan lainnya siaga semua, tadi lewat gereja juga ada pengamanan,” ujar Erick saat i memantau keramaian di Jalan Asia Afrika.
Baca juga: Masih Ingat dengan Presenter Kuis Famili 100? Begini Kabar Sonny Tulung Sekarang
Menurut, Erick penumpukan di jalan Asia Afrika masih wajar, apalagi warga memakai masker dan sudah divaksin.
Menurut Erick, libur Natal tak ada kemacetan baik di pusat kota atau menuju arah Setiabudi.
“Di beberapa tempat ibadah masih menggelar ibadah secara hybrid dan online bahkan ada yang tidak membuka sama sekali ini membuktikan masih waspada covid 19," ujarnya.
Kata Erick saat ini pengawasan difokuskan pada pelaku usaha dan pelaku ekonomi terkait pembatasan jam operasional dan kapasitas.
Sementara itu salah seorang petugas pos pengamanan alun alun dari TNI menyampaikan menghimbauan agar pengunjung mengikuti protokol kesehatan (prokes) seperti sering mencuci tangan dan pakai masker.
“Kami terus woro woro mengingatkan warrga agar tetap menjaga protokol kesehatan memakai masker dan menjaga jarak, ,” ujar petugas polisi militer (PM) Syafri.
Hal senada disampaikan petugas dari kepolisian, Dedi ,mengatakan, selama bertugas di Jalan Asia Afrika belum menerima pengaduan tindakan kriminal temasuk adanya korban copet. (tiah sm)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/alun-alun-bandung-25-desember.jpg)