Breaking News:

Anak Bandung Dibuang di Banyumas

Penabrak Handi & Salsabila Buang Jenazah untuk Tutupi Kejahatan Lain, Kata Ahli Psikologi Forensik

Handi ditemukan masih di wilayah Banyumas sementara Salsabila ditemukan di muara Sungai Serayu di Cilacap, hampir mendekati laut.

Editor: Ravianto
Istimewa
Pria berbaju hitam dan putih yang ada di dalam mobil yang menabrak Handi dan Salsabila. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Masyarakat bertanya-tanya mengapa penabrak Handi dan Salsabila dalam kecelakaan di Nagreg, 8 Agustus 2021 memilih membawa kabur keduanya kemudian membuang ke sungai daripada membawanya ke rumah sakit.

Apalagi, Handi menurut kesaksian warga masih bergerak ketika dibawa masuk ke mobil penabrak.

Handi Saputra dan Salsabila lantas ditemukan sudah meninggal di aliran Sungai Serayu di tempat terpisah.

Handi ditemukan masih di wilayah Banyumas sementara Salsabila ditemukan di muara Sungai Serayu di Cilacap, hampir mendekati laut.

Tindakan para pelaku yang memilih membuang keduanya diurai ahli psikologi forensik.

Pelaku yang menabrak dan membuang jenazah sejoli Handi Saputra (17) dan Salsabila (14) dicurigai punya kejahatan lain.

Psikolog forensik Reza Indragiri Amriel mengatakan, pelaku sengaja membuang jasad kedua korban tabrak lari itu.

Tujuannya, kata Reza, untuk menghapus jejak kejahatan lain yang dibuat pelaku.

Sejoli Handi Saputra dan Salsabila adalah korban tabrak lari di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (8/12/2021).

Pelaku penabrakan membuang jasad keduanya yang kemudian ditemukan di Sungai Serayu, di titik berbeda pada Sabtu (11/12/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved