Cerita Sekda Karawang di Hari Ibu, Teringat Air yang Dibacakan Yasin oleh Ibunya Sebelum Tes IPDN

Di hari Ibu, ingat minum air putih yang sudah dibacakan Surah Yasin oleh ibu saat akan tes IPDN, Sekda Karawang Acep Jamhuri anggap ibu sebagai jimat

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Sekda Karawang, Acep Jamhuri ketika silaturahmi kepada sang ibu. 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Sekda Karawang Acep Jamhuri larut di suasana haru di hari ibu. Puluhan tahun lalu, saat akan tes masuk IPDN, dia minum air putih yang sudah dibacakan Surah Yasin oleh ibunya.

"Saya masih ingat dulu, sebelum saya berangkat tes masuk IPDN, mimih (ibu) ngasih bekal air minum yang sebelumnya dibacakan Yasin dan hasil puasa sunnah, oleh sebab itu saya bisa sampai ke tahap ini juga jasa mimih," kata Acep Jamhuri saat ditemui di Karawang, Rabu (22/12/2021).

Baginya sang ibu merupakan jimat (barang sakral) yang paling berharga.

"Mimih (ibu) itu bagi saya jimat yang paling sakral, sebab berkat beliau saya ada. Oleh karenanya perjuangan mimih merupakan contoh teladan," ujar Acep Jamhuri.

Baca juga: Terbaru, Berikut Laporan CDC Mengenai Efek Samping Vaksin COVID-19

Ia mengungkap, di masa kecil dirinya sering dibuat jengkel namun. Apa yang diperlakukan sang ibu merupakan sebuah didikan.

"Dari kecil tugas saya nimba air, cuci piring, nyiram tanaman, dan ngasih makan ayam. Selayaknya anak kecil saya tentu kesal ingin punya waktu main bersama teman-teman. Ternyata itu didikan untuk disiplin," kata dia.

Ia mengungkap, didikan disiplin dari sang ibu, merupakan pelajaran paling berharga. Bahkan dirinya punya rasa kecewa mendalam jika membuat sang ibu marah.

"Saya pernah bikin mimih marah sampai saya ditimpuk (dilempar) pakai sandal, waktu itu saya telat pulang karen dulu saya tulang adzan di mesjid, karena telat saya gak adzan mimih langsung marah," ungkapnya.

Kekecewaan itu lantas membuatnya merasa tidak enak hati selama hampir satu minggu.

"Karena kesalahan itu hampir tiap pagi dan malam saya sujud minta maaf, sebelum mimih memaafkan saya gak berhenti menangis," imbuhnya.

Baca juga: Ada Copet Saat Acara Operasi Pasar Murah di Kantor Pemda KBB, Satpol PP Kecolongan?

Sang ibu bagi orang nomor 3 di Karawang itu juga merupakan sosok orang paling berpengaruh bagi karirnya.

Di momen hari ibu seperti saat ini, Acep juga berpesan bahwa, setiap anak wajib bersikap baik dan santun kepada orangtua khusunya ibu.

"Sebenarnya takzim kepada ibu jangan hanya dimaknai di hari ibu saja, tapi setiap waktu kita patut hormat dan menyenangkan hati ibu, jika hatinya senang ibu akan ridho, jika sudah ridho apapun yang kita cita-citakan pasti akan tercapai," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved