Antisipasi Serbuan Wisatawan di Momen Natal dan Tahun Baru, Pemkot Bandung Masih Tunggu Instruksi

Pemerintah Kota Bandung bersiap mengantisipasi banyaknya pengunjung yang datang ke Kota Bandung saat momen Natal 2021 dan tahun baru 2022.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Giri
Istimewa
Pelaksana Tugas Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung bersiap mengantisipasi banyaknya pengunjung yang datang ke Kota Bandung saat momen Natal 2021 dan tahun baru 2022.

Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana

Menurutnya, Pemkot Bandung dalam minggu-minggu ini akan menggelar rapat bersama Forkopimda.

Rapat itu untuk menentukan langkah antisipasi menghadapi mobilitas warga pada saat pelaksanaan Natal dan tahun baru (nataru) terkait apa saja yang akan dilakukan.

"Kami menunggu dahulu instruksi dari pusat. Setelah itu, kami coba koordinasikan nanti pelaksanaannya di tingkat kota. Intinya, kami akan lakukan pembatasan mobilitas dengan belajar dari pengalaman tahun lalu," kata Yana di Balai Kota Bandung, Rabu (22/12/2021).

Sejumlah ruas jalan pun akan dilakukan sistem pembatasan.

Misal ganjil genap di lima gate tol di Kota Bandung.

Ditambah di wilayah Cibiru, Ledeng, dan Cibeureum, yang merupakan pintu masuk Bandung yang tak melalui tol.

Dia mengimbau agar warga luar kota sebaiknya lakukan mobilitas di kotanya masing-masing.

Baca juga: Niat Bepergian ke Luar Negeri? Siapkan Juga Dana Segini untuk Karantina Saat Kembali

"Langkah untuk antisipasi warga luar Kota Bandung datang ke sini itu mungkin baru kami putuskan setelah rapat bersama Forkopimda," ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari, kemarin sempat menyebut bahwa okupansi hotel di Kota Bandung menurun menjelang Natal 2021 dan tahun baru 2022.

Penurunan itu disebabkan karena masih belum diperbolehkannya acara saat nataru sesuai regulasi yang telah dikeluarkan pemerintah pusat.

"Ya, menurut data dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang diterima itu, okupansi hotel di Kota Bandung kurang dari 30 persen," katanya saat dihubungi, Selasa (21/12/2021). (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved