Breaking News:

Sepanjang 2021 Sumedang Dilanda Ratusan Bencana, Longsor Mendominasi, 75 Orang Meninggal Dunia

Ratusan kejadian bencana tersebut telah berdampak pada jatuhnya korban jiwa, dan mengakibatkan kerugian harta benda

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Asep Ramdani saat memberikan keterangan di Cisitu, Sumedang, Selasa (21/12/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana.

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang mencatat adanya ratusan bencana alam yang terjadi di wilayahnya sepanjang 2021.

Informasi yang diterima TribunJabar.id, Selasa (21/12/2021), Bencana tanah longsor mendominasi peristiwa bencana yang terjadi di kabupaten yang dipimpin Dony Ahmad Munir itu.

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Asep Ramdani, mengatakan, sejak awal Januari hingga akhir November 2021, tercatat sebanyak 104 kejadian kebencanaan yang terjadi di Sumedang.

Baca juga: Warga Eretan Wetan Datangi DPRD Indramayu, Minta Pemerintah Jangan Anggap Biasa Bencana Banjir Rob

Menurutnya, peristiwa bencana tersebut terjadi di 23 kecamatan.

"Dari jumlah tersebut, 71 di antaranya kejadian tanah longsor, banjir 10 kejadian, banjir bandang 2 kejadian, pohon tumbang 12 kejadian, puting beliung 1 kejadian, pergerakan tanah 5 kejadian, dan 3 kejadian kebakaran hutan lahan (karhutla)," ucap Asep Ramdani saat diwawancarai TribunJabar.id di Cisitu, Sumedang.

Asep mengatakan, ratusan kejadian bencana tersebut telah berdampak pada jatuhnya korban jiwa, dan mengakibatkan kerugian harta benda maupun kerusakan sejumlah fasilitas umum.

Menurut Asep, bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Cimanggung pada 9 Januari 2021 lalu, telah menelan 40 orang korban jiwa, dan 25 orang mengalami luka-luka.

"Dari 104 kejadian, 75 orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia, 65 orang mengalami luka-luka, 35 rumah rusak berat, 27 rusak sedang dan 9 unit rumah rusak ringan, " kata Asep.

Baca juga: Bencana Longsor hingga Banjir Kepung Desa Sirnarasa Sukabumi, Jembatan Nyaris Terputus

Asep mengimbau kepada warga Sumedang untuk meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat ini tengah memasuki musim penghujan.

"Masyarakat diimbau tetap sigap dan meningkatkan kewaspadaan," kata dia.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved