Breaking News:

Rekayasa Lalu Lintas di Cadas Pangeran, Polisi Sudah Siapkan Alat Berat

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan pihaknya sudah menjalin koordinasi dengan dinas-dinas terkait di Sumedang untuk antisipasi ja

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Ravianto
kiki andriana/tribun jabar
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat diwawancarai TribunJabar.id di Mapolres Sumedang, Selasa (21/12/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana.

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kepolisian Resor Sumedang merekayasa arus lalu lintas di Jalan Cadas Pangeran jika cuaca buruk.

Hal ini untuk mewaspadai longsor yang memakan korban. 

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan pihaknya sudah menjalin koordinasi dengan dinas-dinas terkait di Sumedang untuk antisipasi jalur rawan longsor di keramaian penghujung tahun. 

"Alat-alat berat dari Dinas PUPR dikondisikan. Kalau (suatu jalan) rawan bencana alam dan curah hujan tinggi, bila begitu berbahaya akan kami alihkan arus lau lintas," kata Eko ditemui TribunJabar.id di Mapolres Sumedang, Selasa (21/12/2021). 

Eko mengatakan, personel gabungan juga akan disiapkan sebanyak 1.370 orang, terdiri dari Polri dan lembaga lainnya di tingkat Kabupaten Sumedang.

Namun, personel itu baru akan bekerja mulai tanggal 23 Desember hingga 2 Januari 2022.  

"Tentu imbauan yang paling penting, agar para pengendara berhati-hati saat melintasi jalur rawan di Sumedang ini," ucap Eko. 

Polres Sumedang mendirikan sebanyak 12 posko pemantau.

Di antaranya posko didirikan di Jatinangor, di perbatasan dengan Rancaekek, di Parakanmuncang, Simpang-Pamulihan, Taman Telur di pusat kota Sumedang, dan di Tomo. 

Tetapi, kata Eko, perlu diingat bahwa posko-posko itu bujan untuk dipakai melakukan penyekatan kendaraan.

Sebab, kali ini tidak ada larangan bepergian, asalkan pengendara tetap patuh pada protokol kesehatan (Prokes) pencegahan Covid-19. 

"Lengkapi diri dengan surat vaksin atau surat bebas dari Covid-19. Nanti di posko, jika ada yang mencurigakan, yang ditanyakan kepada pengendara adalah surat-surat itu. Jika tidak menunjukkan surat, antigen dilakukan di tempat," tutur Kapolres. 

Bukan hanya di posko pemantau, pertanyaan tentang surat vaksin dan surat bebas Covid-19 juga akan didapatkan wisatawan yang datang ke Sumedang di tempat wisata maupun di penginapan. 

"Jatigede dan Citengah jadi fokus. Pemeriksaan surat vaksin akan dilakukan di gerbang masuk tempat-tempat wisata itu, agar tidak menganggu pula kepada masyarakat setempat," kata Eko.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved