Breaking News:

Penanganan Covid 19

Masih Ada Warga yang Enggan Divaksin karena Terpengaruh Hoaks

Pengaruh hoaks tentang vaksin Covid-19 ternyata masih ada yang melekat di hati warga sehingga enggan divaksin.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Arief Permadi
tribun jabar/firman suryaman
Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Tasikmalaya, beberapa waktu lalu. Banyak warga yang masih enggan divaksin karena termakan berita hoaks. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Pengaruh hoaks tentang vaksin Covid-19 ternyata masih ada yang melekat di hati warga sehingga enggan divaksin.

Hal itu dirasakan para petugas saat melakukan vaksinasi door to door di Kampung Cihateup, Desa Sukanagalih, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (20/12).

"Masih ada warga yang enggan divaksin karena hoaks. Setelah kami edukasi secara pelan-pelan, akhirnya mereka malah antusias mengikutinya," kata Kapolsek Rajapolah, AKP Iwan Sujarwo.

Selain itu, ada pula kalangan lansia yang karena keterbatasan menjangkau sentra pelaksanaan vaksinasi, tidak ikut divaksin.

"Dengan vaksinasi door to door ternyata efektif menyasar warga yang belum divaksin. Kalangan lansia banyak yang divaksin," ujar Iwan.

Pada vaksinasi door to door di Kampung Cihateup itu, pihak Polsek Rajapolah menyediakan 327 dosis vaksin. Dengan rincian 200 dosis 1, dan 125 dosis 2.

Vaksinasi Presisi program Polres Tasikmalaya Kota ini, tambah Iwan, akan terus dilaksanakan hingga akhir Desember 2021.

"Masih tetap melakukan pola door to door karena ternyata lebih efektif menyasar warga yang belum divaksin," kata Iwan. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved