Persib Bandung
BERITA POPULER PERSIB: Pemain Digenjot Lagi Hari Ini, Duo Brasil Belum Datang, Cantanhede Bisa Batal
Hari ini, Selasa (21/12/2021), Persib Bandung kembali melakukan latihan untuk mempersiapkan diri menjelang seri keempat Liga 1 2021/2022.
Penulis: Fakhri Fadlurrohman | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Fakhri Fadlurrohman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hari ini, Selasa (21/12/2021), Persib Bandung kembali melakukan latihan untuk mempersiapkan diri menjelang seri keempat Liga 1 2021/2022, yang direncanakan akan berlangsung di Bali pada awal Januari mendatang.
Skuad Maung Bandung, yang telah kembali dari libur panjang, mulai kembali dengan latihan rutin di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), yang akan mereka lakukan hingga putaran kedua dimulai.
"Ekspektasi saya adalah level pemain tidak terlalu jatuh. Mereka tentu tidak menyentuh bola selama 4-5 hari, tergantung selama apa mereka memiliki waktu bersama keluarga, anak, istri, dan setelah itu mereka latihan lagi," tutur Robert, Senin (20/12/2021).
Baca juga: Robert Seperti Dapat Mainan Baru, Tak Sabar Bruno & David Gabung Latihan, Dijadikan Duet Maut Persib
Dalam sesi latihan perdana ini Robert akan memberikan menu latihan teknik dan taktikal dengan level sedang di lapangan hingga tempat kebugaran.
"Kami harap mereka memiliki level kondisi yang bisa kami terima. Jadi, besok kami bisa langsung latihan di level medium di GBLA," ujarnya.
Pelatih asal Belanda itu pun akan kembali melatih para pemainnya dalam fisik dan power serta kembali membangun stamina untuk bisa bertahan selama pertandingan nanti.
"Pemain siap untuk latihan lagi dan akan kembali menggabungkannya dengan gym karena kami butuh membangun kekuatan dan power pemain kembali. Kami butuh membangun stamina," ucapnya.

David dan Bruno Belum Bisa Gabung
Namun dalam latihan perdananya, penggawa Maung Bandung belum berkumpul semua.
Masih ada beberapa pemain yang belum bisa datang mengikuti latihan, termasuk dua pemain baru Persib Bandung, David da Silva dan Bruno Cantanhede.
Menurut Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono, David da Silva sebenarnya sudah berada di Jakarta pada hari Minggu kemarin.
"Sekarang lagi karantina di Jakarta," ujar Teddy pada Senin (20/12/2021).
Bruno Cantanhede dan Mohammed Rashid rencananya kemarin telah mendarat di Jakarta dan akan melakukan karantina seperti halnya David da Silva.
Melihat hal ini, Robert Alberts terus memantau perkembangan karantina para pemainnya tersebut karena ia sendiri tidak tahu berapa hari para pemainnya tersebut akan dikarantina.
"Minimal karantina sekarang sepuluh hari, jadi para pemain yang tiba dari luar negeri tentu tidak bisa mengikuti latihan dalam waktu yang cukup lama," ujarnya.
Baca juga: Bobotoh Persib Harus Sabar, Duo Brasil Tak Bisa ke Bandung Meski Sudah di Indonesia, Ini Kata Robert
"Seperti yang saya katakan, waktu karantina ini bisa saja berubah bahkan bisa jadi lebih panjang, jadi ini situasi yang harus kita pantau setiap harinya," ujar Robert Alberts.
Walau demikian, pelatih asal Belanda ini percaya mereka akan dapat cepat beradaptasi saat mengikuti latihan dengan para pemain Persib lainnya.
"Kami yakin mereka disiplin dan punya mindset yang positif untuk segera bergabung setelah karantina selesai," ujarnya.
Bisa Batal Bergabung
Di sisi lain, kerja sama Persib Bandung dan Bruno Cantanhede yang baru diperkenalkan masih ada kemungkinan batal.
Kondisi itu tergantung hasil tes medis sang pemain.
Bahkan, Persib Bandung sudah punya opsi pemain lain jika Bruno Cantanhede gagal tes medis yang dilakukan tim dokter klub.
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahyono, menyebut Bruno Cantanhede sudah meneken kontrak setengah musim.
Baca juga: Di Latihan Perdana Besok, Bobotoh Belum Bisa Lihat Dua Pemain Anyar Persib
Kontrak tersebut, ucapnya, baru efektif bila Bruno Cantanhede dinyatakan lolos tes medis.
Tes medis atau medical check-up wajib bagi semua rekrutan baru Persib Bandung.
Bila ada pemain yang dinyatakan gagal tes medis, perjanjian kontrak bisa dibatalkan.
"Logikanya begitu (bisa batal direkrut andai tidak lolos tes medis). Kontraknya bakal efektif kalau sudah lolos tes kesehatan. Semua kontrak begitu," ujar Teddy Tjahyono.
Cantanhede didatangkan untuk menggantikan peran Wander Luiz yang terdepak dari skuad Persib karena kontraknya tidak diperpanjang.
Baca juga: Selamat Puja Abdillah, Pemain Persib Ini Resmi Jadi Sarjana, Bakal Lebih Fokus ke Persib Bandung
Penyerang 28 tahun itu pernah mencatatkan prestasi individu sebagai pencetak gol terbanyak di kompetisi tersebut.
Torehan tersebut dicapai Cantanhede saat membela Viettel FC pada musim 2019.
Namun, merekrut Bruno Cantanhede bukannya tanpa risiko bagi Persib.

Dilansir dari situs Transfermarkt.com, kali terakhir dia tampil secara kompetitif adalah Mei 2021 bersama Hanoi FC.
Pada saat itu, kompetisi sepak bola Vietnam memang sempat dihentikan karena terjadi lonjakan kasus Covid-19.
Kontrak Cantanhede bersama Hanoi FC pun berakhir pada 30 Oktober 2021.
Beredar kabar bahwa salah satu penyebab kontrak Cantanhede bersama Hanoi FC tidak diperpanjang adalah karena sang pemain sering bermasalah dengan cedera.
Dengan riwayat cedera yang pernah dimilikinya, tentu ada potensi Cantanhade tidak jadi direkrut Persib jika gagal dalam tes medis.
Menyoal kemungkinan terjadinya hal tersebut, ucap Teddy Tjahyono, Persib Bandung sudah memiliki opsi pemain baru lain bila Bruno Cantanhade dinyatakan gagal lolos tes medis.
Meski begitu, Teddy enggan berkomentar banyak soal sosok pengganti Bruno Cantanhede andai batal direkrut Persib.
Menurutnya, Cantanhede masih menjadi prioritas dalam daftar belanja pemain Persib.
"Kami sudah punya calon pengganti, tapi prioritas ini (Bruno) dulu. Setelah datang ke Bandung, medical check up. Kalau lolos, ya udah lanjut," kata Teddy Tjahyono.
Teddy tidak terlalu mengkhawatirkan kondisi Bruno Cantanhede.
Menurutnya, Persib Bandung sudah melakukan kroscek terkait riwayat cedera pemain yang bersangkutan.
"Ada (obrolan), rekam jejak sebelumnya. Sebelumnya, kami sudah pastikan karena kami juga ada talent scouting," ujar bos Persib Bandung itu. (*)