Breaking News:

Puluhan Botol Miras Ilegal Disita Polisi dari Warung-warung di Sekitar Jatinangor

Total ada 97 botol miras berbagai merek yang berhasil disita petugas dari sejumlah pedagang di sekitar Jatinangor

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Kiki Andriana
Kapolsek Jatinangor Kompol Aan Supriatna menunjukan puluhan botol miras hasil sitaan di Mapolsek Jatinangor, Sumedang, Senin (20/12/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Polsek Jatinangor mengamankan puluhan botol minuman keras (miras) ilegal.

Puluhan botol minuman haram tersebut diperoleh petugas saat menggelar patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukumnya.

Kapolsek Jatinangor Kompol Aan Supriatna mengatakan, minuman keras tersebut disita polisi saat menggelar razia kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) yang berlangsung lima hari sejak 15-20 Desember 2021.

Baca juga: Mabar Game Online Sambil Minum Miras, Belasan Remaja Digelandang ke Mapolres Tasik Dini Hari Tadi

"Total ada 97 botol miras berbagai merek yang berhasil disita petugas dari sejumlah pedagang," kata Aan Supriatna kepada TribunJabar.id di Mapolsek Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Senin (20/12/2021).

Kapolsek menyebutkan, saat ini puluhan botol miras hasil sitaan itu akan diserahkan ke Satuan Narkoba Polres Sumedang.

"Hari ini, puluhan botol miras tersebut akan diserahkan ke Satresnarkoba Polres Sumedang untuk dimusnahkan," tutur Aan.

Aan mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kejadian yang tidak diinginkan saat perayaan Natal dan malam Tahun Baru.

"Operasi ini untuk memberikan rasa kondisi aman dan nyaman kepada masyarakat menjelang perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022," kata Kapolsek.

Baca juga: Satpol PP Sita Puluhan Botol Miras dari Kamar Kos, Pemiliknya Tak Ada, 10 Pasangan Nonmuhrim Digaruk

"Masyarakat diimbau untuk menghindari dan tidak mengonsumsi minuman keras saat perayaan Natal dan Tahun Baru, terlebih saat ini ancaman Covid-19 masih ada di negara kita," kata Aan, menambahkan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved