Polisi Buru Penyebar Hoaks Bentrok di Kendari, Korban Meninggal Sopir Angkot yang Sedang Melintas

Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, seorang berinisial A (23) meninggal dunia akibat bentrok.

Editor: Ravianto
Capture video
Video viral aksi heroik seorang Polisi berusaha lerai bentrok pemuda di Kota Lama Kendari, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang terjadi pada Kamis (16/12/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, KENDARI - Peristiwa bentrok antar pemuda terjadi di area Kendari Beach, Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Provinsi Sultra, Kamis (16/12/2021) lalu sedang diselidiki polisi.

Bentrok itu menyita perhatian publik, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang akhirnya mengadakan pertemuan di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Kendari pada Jumat (17/12/2021).

Pertemuan melahirkan keputusan aparat penegak hukum dan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dalam menangani peristiwa bentrok antar pemuda tersebut.

Salah satunya adalah menegaskan kembali pelarangan membawa senjata tajam di tempat umum.

Seusai pertemuan itu, Kepolsian Daerah (Polda) Sultra langsung merilis kondisi terkini pasca bentrok pada Sabtu (18/12/2021).

Selain kondisi terkini, dalam rilisnya Polda Sultra juga memaparkan fakta-fakta bentrok.

Serta memaparkan langkah-langkah yang bakal diambil untuk menangkap diduga pelaku.

Polda Sultra telah mencatat total korban bentrok antar pemuda yang terjadi di Kota Kendari pada Kamis (16/12/2021).

Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, seorang berinisial A (23) meninggal dunia akibat bentrok.

Selain A, juga ada 19 orang lainnya luka-luka.

"Korban sopir angkot meninggal dunia di Kendari Beach, murni hanya lewat saat membawa penumpang," ujarnya.

Adapun korban luka-luka telah dirawat di rumah sakit.

Sebanyak 5 orang di Rumah Sakit Bhayangkara, 6 di Rumah Sakit Santa Anna, 8 di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari.

"Ini laporan yang kami terima, untuk luka-luka nanti kita update lagi. Karena terus terang hasil visum belum kita terima," jelasnya.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved