Breaking News:

10 ABG Cianjur yang Dijual ke Tempat Karaoke Selesai Rehabilitasi, Akan Pulang dan Dilatih Merias

Mereka akan dilatih cara merias setibanya di Cianjur. Mereka sebelumnya ditemukan di NTT.

DOKUMENTASI TRIBUN BALI
illustrasi human trafficking 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur Asep Suparman, mengatakan, 10 anak baru gede (ABG) asal Cianjur yang dijual ke tempat karaoke di NTT saat ini akan selesai menjalani rehabilitasi di Yayasan Handayani Jakarta.

Asep mengatakan, ABG tersebut selanjutnya akan dibina dan dilatih tata cara merias setibanya di Cianjur.

"Kami telah menerima laporan bahwa ABG yang dijual ke NTT sudah selesai menjalani rehabilitasi di Handayani, setibanya di Cianjur mereka akan dilatih tata cara merias agar punya keterampilan," ujar Asep, Jumat (17/12/2021) di Cianjur.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI melaporkan ada 10 anak di bawah umur asal Cianjur yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Mereka ikut terjaring operasi Polres Sikka Nusa Tenggara Timur.

Terungkapnya 10 anak bermula dari tertangkapnya bos muncikari jaringan perdagangan manusia lintas provinsi.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap tempat karaoke ada 17 anak-anak asal Jawa Barat dari berbagai kabupaten dan kota di salah satu tempat hiburan malam.

Empat orang berhasil melarikan diri kabur dari tempat penitipan di Truk-F Maumere.

Hal tersebut dilaporkan Asisten Deputi Pelayanan Anak Yang Memerlukan Perlindungan Khusus pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI,  Robert Parlindungan Sitinjak saat mengunjungi Cianjur.

"Betul, telah ada penangkapan mucikari lintas provinsi beserta anak-anak asal Cianjur yang dipekerjakan sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK) di salah satu Tempat Hiburan Malam (TMH) di Maumere, Kabupaten Sikka, NTT," katanya, Selasa (14/12/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved