Breaking News:

Polres Cirebon Kota Bakal Terapkan Ganjil Genap Saat Libur Natal dan Tahun Baru 2022, di Mana Saja?

Polres Cirebon Kota bakal menerapkan sistem ganjil genap saat libur Natal dan tahun baru.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: taufik ismail
Dok Humas Polres Cirebon Kota
Petugas Satlantas Polres Cirebon Kota saat memberikan masker kepada pengendara sepeda motor yang melintas di simpang empat Alun-Alun Kejaksan, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Kamis (18/11/2021). Saat libur Natal dan tahun baru Polres Cirebon Kota akan memberlakukan sistem ganjil genap. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Polres Cirebon Kota bakal menerapkan ganjil genap saat libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar, mengatakan, kebijakan itu diberlakukan untuk mengendalikan mobilitas masyarakat.

Rencananya, menurut dia, ganjil genal akan diberlakukan selama 10 hari, yakni dari mulai 24 Desember 2021 - 2 Januari 2022.

"Pemberlakuan kebijakan ini sudah disepakati dengan instansi terkait lainnya," ujar M Fahri Siregar saat ditemui di Mapolres Cirebon Kota, Jalan Veteran, Kota Cirebon, Kamis (16/12/2021).

Namun, pihaknya bersama instansi lainnya masih membahas mengenai ruas jalan mana saja yang akan diberlakukan ganjil genap.

Ia mengatakan, jajarannya juga bakal melaksanakan penyekatan di empat titik perbatasan Kota Cirebon, di antaranya, Kedawung, Krucuk, Penggung, dan Kalijaga.

Penyekatan itu hanya untuk mengecek sertifikat vaksin untuk memastikan para pengendara yang memasuki Kota Udang telah divaksin Covid-19 minimal dosis pertama.

"Kalau ada yang belum divaksin, kami sediakan di empat titik penyekatan tersebut, sehingga akan langsung disuntik," kata M Fahri Siregar.

Fahri menyampaikan, satgas khusus juga telah dibentuk untuk memantau pusat keramaian warga, dari mulai mal, tempat ibadah, objek wisata, dan lainnya.

Satgas tersebut bakal memonitor berkala di tempat-tempat tersebut untuk mencegah kerumunan massa dalam rangka pengendalian secara makro.

"Jika ada yang melanggar protokol kesehatan, maka pengelolanya akan ditindak oleh satgas tersebut," ujar M Fahri Siregar.

Baca juga: Jelang Natal, Kapolres Cirebon Kota Minta Pengurus Gereja Bentuk Satgas Prokes Covid-19

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved