PNS Ciamis Dilarang Bepergian dan Cuti Saat Natal dan Tahun Baru, Ini Sansksi bagi yang Melanggar

Para pegawang negeri sipil lingkup Pemkab Ciamis dimbau untuk tidak bepergian ke luar daerah selama libur Natal dan Tahun Baru.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Hermawan Aksan
tribunjabar/nandri prilatama
Foto ilustrasi: Libur Natal dan Tahun Baru, Wisata Cikaopark Purwakarta membatasi pengunjung hingga 30 persen. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS – Para pegawang negeri sipil lingkup Pemkab Ciamis dimbau untuk tidak bepergian ke luar daerah selama libur Natal dan Tahun Baru, mulai tanggal 20 Desember 2021 sampai tanggal 2 Januari 2022.

Mereka juga dilarang mengambil cuti.

Hal itu ditegaskan Sekda Ciamis Dr H Tatang MPd kepada para wartawan seusai rakor persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru di Aula Sekda Ciamis, Kamis (16/12/2021) siang.

Larangan PNS mengambil cuti dan bepergian selama libur Natal dan Tahun Baru tersebut, menurut Tatang, sesuai dengan surat edaran KemenPAN/RB dan surat edaran Bupati Ciamis.

Baca juga: Gubernur Jabar Larang ASN Bepergian Saat Natal dan Tahun Baru, Kecuali Alasan Ini

“Berlaku mulai tanggal 20 Desember (2021) sampai 2 Januari (2022). ASN diimbau di rumah saja, jangan bepergian ke luar daerah. Libur Natarunya di rumah saja bersama keluarga,” ujar Sekda Ciamis H Tatang.

Larangan PNS bepergian keluar daerah selama libur Natal dan Tahun Baru tersebut, kata Tatang, untuk memimalisasi terjadinya lonjakan mobilitas sekaligus mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus penularan Covid-19.

Bagi PNS yang bandel, nekat tidak menggubris larangan bepergian selama Natal dan Tahun Baru tersebut, menurut H Tatang, sudah ada sanksi menanti.

“Sanksinya tertulis atau teguran lisan. Berat ringannya sanksi tergantung kesalahan yang dilakukan,” katanya.

Di hari terakhir libur natal dan tahun baru 2021 terdapat peningkatan arus lalu lintas, dari arah Tasikmalaya, Garut dan sekitarnya
Foto ilustrasi: Di hari terakhir libur natal dan tahun baru 2021 terdapat peningkatan arus lalu lintas, dari arah Tasikmalaya, Garut dan sekitarnya (Tribun jabar/Lufi AM)

Mengantisipasi terjadinya gejolak harga barang kebutuhan menjelang atau selama liburan Natal dan Tahun Baru, menurut Sekda Tatang, pihaknya sudah menugasi Dinas UKMKop Perindag Ciamis untuk memantau dinamika harga di pasar-pasar di Ciamis.

“Sampai saat ini dari hasil pantauan, memang ada kenaikan harga sejumah barang kebutuhan."

"Tapi kenaikannya masih dibatas toleransi. Kenaikannya masih standar."

"Sejumlah barang kebutuhan malah masih stabil,” ujar H Tatang.

Beberapa barang kebutuhan yang mulai naik harga antara lain telur, daging ayam, dan sejumlah sayur-mayur, termasuk cabai. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved