SISI Lain Gelandang Persib Mohammed Rashid, Ternyata Raih Sarjana Ilmu Ini di Amerika Serikat
Mohammed Rashid menjelma jadi gelandang terbaik Persib Bandung musim ini. Bersama Maung Bandung, dia telah catatkan 15 kali main, 5 gol dan 1 assis
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Mega Nugraha
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Mohammed Rashid menjelma sebagai salah satu gelandangan terbaik Persib Bandung musim ini. Bersama Maung Bandung, dia telah mencatatkan 15 kali penampilan, lima gol, dan satu assist.
Selain itu, Mohammed Rashid jadi tulang punggung bagi Timnas Palestina selama beberapa tahun terakhir. Termasuk pada saat Timnas Palestina bermain dalam ajang Arab Cup 2021.
Namun bagi Mohammed Rashid, sepak bola sempat bukan menjadi prioritasnya dalam berkarir. Cerita ini Rashid sampai saat diwawancarai FIFA setelah pertandingan melawan Arab Saudi beberapa waktu yang lalu.
“Itu bukan tujuan saya untuk menjadi pesepakbola,” ujar Rashid dikutip dari laman resmi FIFA.
Baca juga: MUI Kota Bandung Minta Warga Berhenti Sebar Berita Buruk Aib Kasus Herry Wirawan Perkosa Santriwati
Pada tahun 2013, Rashid memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat. Bukan untuk belajar sepak bola, namun pemain berusia 26 tahun itu mengejar gelar sarjana dalam bidang artificial psychology.
Di Amerika Serikat, Rashid akhirnya lulus dan siap untuk mencari pekerjaan. Namun pada tahun 2018, titik balik kehidupannya datang. Dia menerima panggilan dari Timnas Palestina untuk ajang Piala AFC U-23.
Di tahun yang sama, dia mendapat kesempatan berlaga dengan Timnas Palestina dalam ajang Asian Games di Indonesia. Dua penampilan apiknya itu membuat Timnas Palestina senior memanggilnya untuk bergabung.
“Saya awalnya tidak terlalu memperhatikan sepak bola. Pendidikan adalah prioritas utama saya. Saya mendapatkan gelar, dan saya akan mulai bekerja. Namun, bermain di Piala Asia U-23 AFC 2018 dan di Asian Games adalah titik balik utama bagi saya,” katanya.
Baca juga: Pelatih Persebaya Kecewa dengan Pemain Persib Bandung, Disebut Tidak Fair Play
Sepak bola menuntunnya memiliki karir seperti sekarang. Dia memutuskan untuk kembali ke Palestina dan bergabung dengan Al-Bireh dan kemudian Al-Quds Hilal.
Lalu tawaran dari klub Arab Saudi, Al-Jeel datang sampai pindah ke klubnya saat ini, Persib pada musim 2021/2022. Dia dikontrak selama satu tahun.
"Waktu yang saya habiskan di Arab Saudi banyak membantu saya mengembangkan permainan saya." ucapnya