Breaking News:

Ruang Multimedia SMPN 1 Cimaragas Ambruk, PAS Terpaksa Dialihkan ke Musala dan Ruang Kesenian

Akibat ruang multimedia SMPN 1 Cimaragas ambruk, PAS terpaksa dialihkan ke musala dan perpustakaan.

Penulis: Andri M Dani | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Andri M Dani
Ruang kelas multimedia SMPN 1 Cimaragas, Ciamis, ambruk atapnya saat terjadi angin kencang dan hujan lebat Kamis (9/12) pukul 19.00 malam. 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Menyusul ambruknya ruang multimedia SMPN 1 Cimaragas saat hujan lebat Kamis (9/12/2021) pukul 19.00 malam, kegiatan Penilaian Akhir Semester (PAS/Ujian Akhir Semester ) jadwal hari Jumat (10/12/2021) untuk 7 rombongan belajar (rombel) terpaksa dialihkan ke ruangan lainnya.

“Untuk hari ini ada 7 rombel yang PAS-nya dialihkan ke ruangan lain. Seperti ke ruang kelas lain, ruangan lab IPA,  ruang kesenian, perpustakaan bahkan ke musala,” ujar Kepala SMPN 1 Cimaragas, Asep Surur Mulyadi SPd MPd kepada Tribun di SMPN 1 Cimaragas.

Ke-7 rombel yang kegiatan PAS-nya dialihkan tersebut kelas VII A, B,C, D, dan VII E serta kelas VIII D dan VIII E.

Ketujuh rombel tersebut ruang kelas berada di bagian kiri dan kanan ruang multimedia yang ambruk Kamis malam.

Dialihkannya kegiatan PAS untuk 220 siswa tersebut menurut Asep untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kegiatan ruang kelas yang ada di kiri kanan ruang multimedia kami kosongkan sementara. Jalan menuju bagunan bagian atas ditutup dulu sementara,” katanya.

Sementara kegiatan PAS (ujian akhir semester) sudah dimulai sejak Rabu (8/12/2021) sampai Sabtu (18/12/2021) nanti.     

“Hari ini kondisinya darurat, yang penting kegiatan PAS berjalan, Besok kegiatan PAS yang dipindahkan ke musala dan ruang kesenian akan dipindahkan ke ruang lain yang lebih layak. Ruangan dekat lapangan olahraga. Tadi anak-anak yang ikut PAS di musala dan ruang kesenian terpaksa lesehan. Tak ada meja dan bangku belajarnya,” jelas Asep.

Total siswa SMPN 1 Cimaragas menurut Asep sebanyak 495 orang dengan jumlah guru sebanyak 29 orang, 24 orang di antaranya guru PNS.

Menyusul ambruknya atap ruang multimedia tersebut menurut Asep Surur, pihaknya masih menunggu keputusan Bagian Aset Disdik Ciamis untuk memastikan kapan diperbolehkannya dilakukan evakuasi puing-puing ambruknya ruang multimedia tersebut.

“Kalau puing-puingnya sudah disingkirkan nanti dan sudah dinyatakan aman. Tentu kegiatan belajar mengajar kelas VII (A,B,C,D,E) dan kelas VIII D dan VIII E bisa kembali dilakukan di ruang kelas semula,” katanya.

Baca juga: Diterjang Hujan Lebat dan Angin Kencang, Satu Ruang Kelas SMPN 1 Cimaragas Ciamis Ambruk

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved