Breaking News:

Peringati Hari Anti Korupsi Dunia, BPJS Ketenagakerjaan Satu Padu Bangun Budaya Antikorupsi

Memperingati Hari Anti Korupsi Dunia (Harkodia), BPJS Ketenagakerjaan yang kini biasa disebut dengan BPJAMSOSTEK melakukan aksi Kampanye AntiKorupsi d

Peringati Hari Anti Korupsi Dunia, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung Suci ajak peserta pahami pentingnya satu padu bangun budaya antikorupsi di Bandung, Kamis (9/12). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Memperingati Hari Anti Korupsi Dunia (Harkodia), BPJS Ketenagakerjaan yang kini biasa disebut dengan BPJAMSOSTEK melakukan aksi Kampanye AntiKorupsi di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung Suci, Bandung, Jawa Barat (9/12/2021).

Dalam kegiatan Harkodia ini, digelar sejumlah kampanye antikorupsi yang melibatkan pegawai dan peserta yang sedang melakukan pengurusan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung Suci, Erni Purnamawati mengungkapkan dalam kesempatan ini, pihaknya mengajak karyawan dan peserta untuk menuliskan pesan kepada KPK bagaimana upaya satu padu bangun budaya antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu mengajak partisipan untuk menandatangani STICKY NOTE online gerakan antikorupsi.

BPJS Ketenagakerjaan juga mengajak partisipan untuk mengampanyekan gerakan antikorupsi dengan cara mengunggah aksi berupa foto dan quote Reaksi Aktikorupsi kedalam media sosial dengan harapan semakin banyak rakyat Indonesia yang tergerak untuk melawan korupsi. Pada kegiatan ini pihaknya juga membagikan payung yang dibubuhkan kata-kata untuk mencegah terjadinya korupsi. Hal ini sebagai bentuk kampanye masif yang kami lakukan agar tercipta budaya antikorupsi.

Khususnya di BPJS Ketenagakerjaan, yang setiap harinya melayani peserta yang datang untuk mengajukan klaim jaminan. Kami tidak mentolerir adanya praktik-praktik yang mengarah pada tindakan korupsi dan gratifikasi seperti misalnya percaloan maupun pungutan liar atau pungli.

Erni menghimbau untuk seluruh tenaga kerja waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan. Sebagai informasi, BPJS Ketenagakerjaan tidak pernah memungut biaya untuk segala jenis layanan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan, dan cara mencairkan klaim jaminan pun sangat mudah.

Untuk tenaga kerja yang ingin mencairkan JHT dikarenakan telah mencapai usia pensiun atau mengundurkan diri atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), cara klaim nya adalah dengan mengunjungi portal https://lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id/, kemudian isi data diri, berupa NIK, nama lengkap, dan nomor kepesertaan, ketiga unggah semua dokumen persyaratan dan foto diri terbaru tampak depan dengan jenis file JPG/JPEG/PNG/PDF maksimal ukuran file adalah 6MB, keempat saat mendapat konfirmasi data pengajuan, klik simpan, selanjutnya, peserta akan mendapat mendapat jadwal wawancara online yang dikirimkan melalui email yang didaftarkan. Peserta akan dihubungi oleh petugas kami untuk verifikasi data melalui wawancara via video call, Setelah proses selesai, saldo JHT akan dikirimkan ke rekening peserta.

“Prosedur yang dibutuhkan melalui mekanisme Lapak Asik Online sudah sangat memudahkan peserta dengan tetap memperhatikan keamanan data dan dana JHT peserta dari potensi fraud”, tegas Erni.

Namun sayangnya masih banyak praktek percaloan, ini ditengarai sering terjadi lantaran banyaknya peserta yang enggan mempelajari prosedur atau malu bertanya kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan. Padahal dengan ragam kanal informasi yang dimiliki, masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi yang berguna dalam membantu mereka melakukan klaim JHT, baik melalui prosedur normal maupun melalui Protokol Lapak Asik. Untuk mengetahui langkah-langkah pengajuan klaim, peserta dapat mengikuti petunjuk yang dapat dilihat melalui youtube bit.ly/LAPAKASIK.

“Kami harap pelayanan kami selalu memenuhi harapan peserta dan puas dengan pelayanan kami. Kami memahami bahwa bagaimanapun semua peserta, khususnya yang mengalami pemutusan hubungan kerja sangat membutuhkan uang JHT mereka, apalagi dalam situasi dan kondisi saat ini, maka dari itu jangan sampai dimanfaatkan pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan sendiri, pencairan JHT BPJS Ketenagakerjaan bahkan bisa dicairkan sambil tidur di rumah”, tutup Erni.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved