Breaking News:

8 Pelajar di Cianjur Ditangkap Polisi Karena Kasus Penganiayaan Pakai Senjata Tajam

Mereka diduga telah melakukan pengeroyokan terhadap seorang pelajar hingga mengalami luka berat.

Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Polres Cianjur menangkap sembilan orang terduga pengeroyokan pelajar, Jumat (10/12/2021)   

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Sembilan orang yang terdiri dari empat pelajar SMK, empat pelajar SMP, dan dan satu preman, diamankan Satreskrim Polres Cianjur.

Mereka diduga telah melakukan pengeroyokan terhadap seorang pelajar hingga mengalami luka berat.

Belakangan diketahui aksi pengeroyokan dipicu karena ada adu mulut ajakan untuk ribut atau berkelahi.

Luka berat yang dialami korban karena sabetan senjata tajam di bagian punggung dan paha.

"Dari para pelaku kami amankan barang bukti senjata tajam golok, celurit, dua buah senjata tajam modifikasi," ujar Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan di halaman Mapolres Cianjur, Jumat (10/12/2021) siang.

Baca juga: Masih Ada yang Berkeliaran, Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan di Baleendah Bandung Telah Ditangkap

Pihak Polres mengatakan, upaya menindaklanjuti adanya keributan yang beberapa kali terjadi antara pelajar, membuat pihak Polres Cianjur berkoordinasi dengan dewan sekolah.

"Salah satunya untuk mencegah tawuran, ada program dengan dewan sekolah satu orang personel polres untuk menjadi pembina di sekolah," kata Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, pelajar SMK, A (17), menjadi korban pembacokan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pelajar lainnya saat sedang menunggu jemputan, Selasa (7/12/2021) petang.

Kejadiannya di jalan raya Warungkondang Kecamatan Cilaku tepatnya di Kampung Bojongkoneng, Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved