Breaking News:

Pelatihan Pembuatan Sabun Kertas Kepada Anggota PKK Kelurahan Sukamiskin

Universitas Bhakti Kencana sebagai institusi pendidikan terpanggil untuk berperan serta dalam pencegahan penularan Covid-19. Melalui Program Pengabdia

Pelatihan Pembuatan Sabun Kertas kepada PKK Sukamiskin yang dihadiri oleh Lurah Sukamiskin sekaligus membuka kegiatan pelatihan ini. 

TRIBUNJABAR.ID, Masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan Covid-19 (Corona Virus Diseases-19). Saat ini (30/11/2021), Satgas Covid-19 mengumumkan bahwa kasus positif Covid 19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 297 orang. Upaya pencegahan terus dilakukan pemerintah dari mulai mencuci tangan pakai sabun, bekerja, belajar dan beribadah di rumah, menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta segera mandi dan mengganti pakaian setelah tiba di rumah sampai vaksinasi. Pencegahan ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, perlu dukungan masyarakat. Peran serta masyarakat sangatlah penting untuk menekan laju penularan Covid-19.

Demonstrasi pembuatan sabun Kertas Pada Ibu-ibu PKK Kelurahan Sukamiskin Bandung
Demonstrasi pembuatan sabun Kertas Pada Ibu-ibu PKK Kelurahan Sukamiskin Bandung ()

Universitas Bhakti Kencana sebagai institusi pendidikan terpanggil untuk berperan serta dalam pencegahan penularan Covid-19. Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bhakti Kencana, seluruh dosen dari 4 fakultas terlibat aktif dalam pencegahan penularan Covid-19. Kelompok 27 Pengabdian Masyarakat beberapa minggu yang lalu, tepatnya pada tanggal 11 November 2021 yang diketuai oleh Emma Emawati., ST., MSi, yang beranggotakan R. Siti Jundiah.,M.Kep., Nur Intan Husnul Khotimah., S.Kep.,Ners., M.Kep., Yuli Astuti., SKM., M.Kes., Cici Valiani., SST., M.Kes., dan apt. Mia Nisrina Anbar Fatin., M.Farm melakukan pengabdian masyarakat di Kantor Kelurahan Sukamiskin. Mitra Pengmas tahun ini adalah PKK Kelurahan Sukamiskin merupakan gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga yang bertugas menggerakkan dan membina potensi masyarakat. Kelompok 27 melihat potensi dan semangat dari ibu-ibu PKK yang senantiasa mendukung program pemerintah dalam dalam program kesehatan dan inovasi dan teknologi lingkungan yang sejalan dengan tema yang diusung oleh kelompok 27 yaitu Pelatihan Pembuatan Sabun Kertas Kepada Anggota PKK Tulip Kelurahan Padasuka dan PKK Kelurahan Sukamiskin Dalam Upaya Mencegah Penularan Covid-19. PKK Sukamiskin.

Produk sabun kertas hasil pelatihan kelompok 27 Pengabdian Masyarakat Universitas Bhakti Kencana.
Produk sabun kertas hasil pelatihan kelompok 27 Pengabdian Masyarakat Universitas Bhakti Kencana. ()

Tema ini dilatarbelakangi oleh fenomena Covid-19 yang belum hilang dan diprediksi akan terjadi gelombang ketiga di akhir tahun ini. Salah satu penyebab penularan nya adalah melalui tangan kita. Bakteri dapat hidup ditangan hingga 3 jam, hanya dalam waktu 7 jam 1 bakteri ditangan kita dapat menghasilkan 2.097.152 bakteri. Selain itu tangan basah menyebarkan 1000 kali lebih banyak bakteri daripada tangan yang kering dan tangan yang terkontaminasi dapat menyebarkan virus ke lebih dari 5 permukaan atau 14 objek lain. Hal ini perlu upaya perubahan prilaku hidup sehat dengan membiasakan cuci tangan meggunakan sebelum dan selesai melakukan kegiatan.

Penggunaan hand sanitizer lebih disukai daripada mencuci tangan menggunakan sabun. Namun penggunaan handsanitizer ada batas pemakaian sehingga pemakaian sabun lebih dianjurkan. Pelatihan sabun kertas ini diawali dengan sambutan Lurah Sukamiskin Frida Agustini, dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang Teknik Cuci Tangan yang benar. Pengetahuan peserta tentang cuci tangan tinggi sehingga tidak heran mereka sangat aktif dalam tanya jawab. Untuk penyempurnaan upaya pembiasan budaya mencuci tangan ini maka dilakukan pelatihan dan demo pembuatan sabun kertas.

Pelatihan pembuatan sabun kertas menjadi saat yang dinantikan ibu-ibu PKK yang penasaran bagaimana tahapan dari pembuatan sabun kertas dan bagaimana bentuknya. Ibu-ibu PKK semangat mendengarkan dan memperhatikan ketika ibu Emma Emawati., ST., M.Si mendemonstrasikan tahapan-tahapan yang harus dilakukan secara detail. Yang harus diperhatikan dalam pembuatan sabun kertas ini adalah ketelitian dalam mengukur, menakar, mengaduk bahan-bahan dan kecekatan dalam melakukan setiap tahapannya. Bahan bahan yang digunakan antra lain minyak kelapa, minyak zaitun, basa KOH, gliserin dan teksapon.

Respon ibu-ibu PKK sangat luar biasa, mereka aktif bertanya seolah-olah khawatir ada tahapan yang terlewat. Sabun kertas yang dihasilkan dari pelatihan ini akan dibagikan kepada ibu-ibu PKK Kelurahan Sukamiskin. Semoga pelatihan ini bermanfaat dan mencuci tangan dengan sabun menjadi budaya prilaku hidup sehat masyarakat sehingga penularan Covid-19 bisa dihentikan.

ubk penerimaan mahasiswa baru gelombang 1
ubk penerimaan mahasiswa baru gelombang 1 (ubk)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved