Breaking News:

Hari Anti Korupsi Sedunia, Ini Kasus Korupsi yang Ditangani Kejari Kabupaten Sukabumi di 2021

Berdasarkan data yang diterima Tribunjabar.id, terdapat lima kasus korupsi yang ditangani Kejari Kabupaten Sukabumi yang sudah masuk tahap penuntutan.

Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Hari ini Kamis 9 Desember diperingati sebagai Hari Anti Korupsi Sedunia.

Dari awal tahun 2021 yakni bulan Januari hingga bulan November, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat telah menangani sejumlah kasus korupsi.

Berdasarkan data yang diterima Tribunjabar.id, terdapat lima kasus korupsi yang ditangani Kejari Kabupaten Sukabumi yang sudah masuk tahap penuntutan.

Baca juga: Wakil Bupati Pangandaran Dipanggil Penyidik KPK, Sebagai Saksi Dugaan Korupsi di Kota Banjar

Di antaranya, pertama dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Desa Bojongkerta, Kecamatan Warungkiara.

Kedua, tindak pidana korupsi penyalahgunaan ADD/DD Tahun anggaran 2018-2019 di Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh.

Ketiga dan keempat tindak pidana korupsi anggaran satuan kerja perangkat daerah Kecamatan Waluran tahun 2018.

Kelima, tindak pidana korupsi ADD, bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Barat serta Bankeu Kabupaten Sukabumi tahun anggaran 2019-2020 di Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug.

Kepala Kejaksaan (Kajari) Kabupaten Sukabumi, Bambang Yunianto mengatakan, pihaknya tetap melakukan hal-hal berisifat preventif dan resresif.

Ia pun mengimbau kepada warga untuk tidak segan melaporkan kasus dugaan korupsi yang ada di wilayah ke Kejaksaan.

Baca juga: Korupsi Dalam Kondisi Tak Darurat, Kenapa Heru Hidayat Dituntut Hukuman Mati oleh Jaksa Kejagung

"Saya mengimbau kepada masyarakat apabila ada laporan atau data informasi yang berhubungan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh siapapun, tidak segan-segan juga untuk melaporkan ke kami ke kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi dengan disertai identitas maupun isi laporannya secara tertulis," ujarnya, Kamis (9/12/2021).

"Pasti kami akan tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada," tegasnya.*

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved