Breaking News:

Bantuan Provinsi Di-Refocusing, 16 Paket Peningkatan Jalan di Kabupaten Tasik Gagal Dilaksanakan

Banprov Jabar direfocusing, ada 16 proyek peningkatan jalan di Kabupaten Tasikmalaya gagal terlaksana.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Firman Suryaman
Salah satu ruas jalan rusak di Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sebanyak 16 paket peningkatan jalan di Kabupaten Tasikmalaya gagal direalisasi tahun 2021.

Hal itu terjadi setelah sumber dana ke-16 paket tersebut dari Pemprov Jabar ditarik karena ada refocusing.

Ke-16 paket peningkatan jalan itu berada di 24 desa di 10 kecamatan, dengan total anggaran sekitar Rp 89 miliar.

"Jadi gagal dilaksanakan karena ada refocusing terhadap dana Banprov Jabar. Nilainya sekitar Rp 89 miliar," kata Kabid Jalan, Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Perumahan Permukiman (DPU-TRPP) Kabupaten Tasikmalaya, Atep Dadi Sumardi, Rabu (8/12/2021).

Dari 16 paket peningkatan jalan tersebut, beberapa di antaranya merupakan jalan vital kabupaten.

Yakni jalan Papayan-Cikalong2, Pagendingan-Cisayong, Gunungsari-Cipanas, Puspahiang-Cimanggu, Luyubakti dan Mandalasari.

Dengan dicabutnya banprov tersebut, tambah Atep, pihak Pemkab Tasikmalaya terpaksa harus mengusulkan ulang rencana peningkatan 16 paket jalan tersebut.

"Akan kami usulkan ulang untuk anggaran 2022 dan mudah-mudahan masuk proritas karena, kan, sebelumnya sudah disetujui," kata Atep.

Baca juga: Diduga Menggunakan Dana Desa untuk Kepentingan Sendiri, Mantan Kades di Tasikmalaya Ditahan Polisi

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved