Breaking News:

Salat Duha

Niat, Tata Cara, Doa, dan Keutamaan Salat Duha, Meraih Keberkahan Allah Swt, Dianjurkan Rasulullah

Salat Duha dilakukan setelah matahari terbit sempurna hingga waktu istiwa atau waktu matahari tepat di atas sebuah benda.

Editor: Hermawan Aksan
gomuslim
Ilustrasi salat 

TRIBUNJABAR.ID - Salat Duha adalah salat sunah yang sangat dianjurkan Rasulullah Saw.

Rasulullah Saw sendiri melakukannya dan menjadikannya sebagai suatu wasiat. 

Berdasarkan hadis dari Ummu Hani’ yang dikutip dari muslim.or.id:
أنَّ النبيَّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم عامَ الفتحِ صلَّى ثمانَ ركعاتٍ سُبحةَ الضُّحى
“Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam di tahun terjadinya Fathu Makkah beliau Salat delapan rakaat salat Duha” (HR. Bukhari no. 1103, Muslim no. 336).
Sebagian ulama berpendapat tidak ada batasannya. Dalilnya hadits dari Aisyah radhiallahu’anha,

كان النبيُّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم يُصلِّي الضُّحى أربعًا، ويَزيد ما شاءَ اللهُ

“Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam salat Duha empat raka’at dan beliau biasa menambahkan sesuka beliau” (HR. Muslim no. 719).

Baca juga: Bacaan Doa-doa ketika Anak Sakit, Baca Doa ini Agar Si Kecil Cepat Sembuh, Diajarkan Rasulullah SAW

Ini pendapat yang dikuatkan oleh Ath Thabari, Syaikh Ibnu Baz dan Syaikh Ibnu Al Utsaimin.

Sebagian ulama menyamakan salat Isyraq dengan salat Duha.

Tetapi ulama lain membedakan salat Isyraq dan salat Duha.

Advertisement by
 

Untuk melaksanakan salat Duha, perlu memahami niat dan tata caranya terlebih dahulu.

Berikut informasi seputar salat Duha mulai dari bacaan niat, tata cara salat duha, hingga doa di akhir salat.

Niat

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved