Breaking News:

Kota Bandung Siaga Bencana Banjir hingga Letusan Gunung Tangkubanparahu

Pemkot Bandung siaga dan waspada cuaca ekstrem yang potensi timbulkan longsor, dan banjir hingga letusan Gunung Tangkubanparahu

Tribun Jabar / Muhammad Nandri Prilatama
Apel di Balaikota Bandung, Selasa (7/12/2021) soal kesiapsiagaan untuk hadapi potensi bencana di musim hujan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama


TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemkot Bandung siaga dan waspada cuaca ekstrem yang potensi timbulkan longsor, dan banjir.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengatakan, kebencanaan di Kota Bandung beda dengan daerah lainnya di Jabar. Apalagi Kota Bandung tak memiliki laut.

Menurutnya, potensi bencana di Kota Bandung yang sering terjadi ialah banjir, longsor, dan Sesar Lembang, serta ancaman letusan Gunung Tangkubanparahu.

Baca juga: Berbekal Bambu, Oman di Kuningan Sendirian Hajar Tiga Begal Sadis

"Kami pastikan para personel sudah siap siaga pada potensi bencana. Kami juga telah bentuk kampung bencana di lima kelurahan yang berada di lokasi rawan bencana," ujar Oded M Danial seusai menggelar apel kesiapsiagaan untuk hadapi potensi bencana di musim hujan di Balaikota, Selasa (7/12/2021).

Wali Kota Bandung menyebut, ketersediaan alat-alat kebencanaan relatif tersedia, bahkan petugasnya sudah miliki belasan pompa banjir skala kecil yang dapat dibawa ke pemukiman padat.

Baca juga: Sampah Menumpuk di De Grote Postweg Sumedang, Pemkab Tak Sanggup Urus?

Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Dadang Iriana menambahkan potensi longsor di Kota Bandung ada di wilayah utara, seperti Cidadap, Coblong, dan Mandalajati.

Sedangkan potensi bencana kebakaran, ada di lima keluragan yang punya kampung bencana, seperti tiga di antaranya Karanganyar, Sukapura, dan Sukahaji.

Baca juga: KABAR GEMBIRA Bansos Tunai Rp 300 Ribu-Rp 3 Juta Dari Pemprov Jabar, Begini Cara Pencairannya

"Potensi rawan bencana ada di pinggiran tebing dan bantaran sungai. Kami juga punya total unit kendaraan pemadam kebakaran sebanyak 24 unit. Kami juga siap berkolaborasi dengan Basarnas, BPBD, dan instansi terkait, semisal PUPR, PMI, agar masyarakat tenang," katanya 

Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan Pemkot Bandung, seperti salah satunya mitigasi dengan pemetaan resiko bencana, memberikan pelatihan ke warga, hingga sosialisasi dan simulasi. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved