Belasan Rumah dan Puluhan Perahu Rusak Diterjang Gelombang Pasang di Sukabumi
Ia menyebut lebih dari 20 perahu nelayan rusak. Lima perahu rusak parah hingga tidak bisa dipakai kembali.
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI- Belasan rumah dan puluhan perahu nelayan rusak diterjang gelombang pasang di Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (7/12/2021).
Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep JK, mengatakan 15 rumah nelayan ambruk dihantam gelombang pasang.
"Sementara kerusakan belum diidentifikasi semua, itu ada 15 rumah nelayan ambruk, yang paling parah itu Kelapa Condong," ujarnya via WhatsApp.
Ia menyebut lebih dari 20 perahu nelayan rusak. Lima perahu rusak parah hingga tidak bisa dipakai kembali.
"Yang rusak parahnya itu 5 perahu, yang rusak ringannya lebih dari 20," jelasnya.
Baca juga: Perahu yang Ditumpangi 7 Orang Terbalik saat Seberangi Sungai di Subang, 1 Orang Masih Hilang
Ia pun berharap, BMKG bisa mengumumkan kondisi cuaca tidak hanya melalui media sosial. Karena menurutnya tidak semua nelayan memiliki HP Android.
"Memang ada dorongan dari BMKG supaya nelayan tidak melaut (saat gelombang pasang), tetapi tidak semua nelayan memiliki HP Android. Berharap juga ada bantuan dari pemerintah apa pun itu," ucapnya.
