Breaking News:

Begini Akhir Bentrok Antarkampung Gara-gara Final Sepak Bola di Sukabumi, Polisi Terapkan Cara Ini

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sy Zainal Abidin, menegaskan bahwa dalam menangani permasalahan tersebut pihak kepolisian menerapkan restorative justice.

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Hermawan Aksan
Dok Polsek Sukabumi
Kedua belah pihak yang sempat bentrok sepakat berdamai, di Kampung Cibolang Awinenggang RT 02/02, Desa Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Senin (6/12/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Bentrokan yang terjadi pada pertanding final sepak bola antar-RW di Lapangan Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Minggu (5/12/2021), berakhir damai.

Kapolsek Gunungguruh Iptu Didin Waslidin mengatakan, mediasi berlangsung Kampung Cibolang Awinenggang RT 02/02, Desa Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, kemarin.

"Hasil mediasi kedua belah pihak sepakat untuk berdamai, saling memaafkan dengan ikhlas, dan tidak ada lagi menaruh rasa dendam di kemudian hari, baik pribadi maupun kelompok masing-masing," ujarnya kepada Tribunjabar.id, Selasa (7/12/2021).

Didin menegaskan, jika salah satu pihak mengulangi perbuatan yang sama dan atau memulai kembali perbuatannya, mereka akan dituntut sesuai hukum yang berlaku di Republik Indonesia.

Hasil musyawarah dituangkan ke dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.

"Kami secara tegas akan menindaknya jika keributan dari kedua belah pihak kembali terjadi," tegasnya.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sy Zainal Abidin, menegaskan bahwa dalam menangani permasalahan tersebut pihak kepolisian menerapkan restorative justice.

"Konsep pendekatan restorative justice merupakan suatu pendekatan yang lebih menitikberatkan pada kondisi terciptanya keadilan dan keseimbangan bagi pelaku tindak pidana serta korbannya sendiri."

"Karena kedua belah pihak sudah melaksanakan mediasi dan tercapai kesepakatan, serta terpenuhinya syarat formal dan materiil untuk restorative justice maka kejadian ini kami anggap selesai dan tidak dilanjutkan proses hukumnya," tegasnya.

"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar kejadian ini tidak terulang di kemudian hari."

"Mari kita jaga situasi lingkungan kita agar selalu aman, tertib, dan damai dalam setiap aktivitas yang kita lakukan," Jelasnya.

Perwakilan pihak keluarga korban, Barkah, menerima mediasi yang difasilitasi oleh pihak kepolisian.

"Kami selaku keluarga korban menerima kedatangan dari pihak panitia untuk bermusyawarah secara kekeluargaan agar tidak menimbulkan gejolak lanjutan terkait kesalahpahaman pasca-Kades Cup kemarin," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved