Breaking News:

Bayi yang Ditemukan dalam Keresek di Ciamis Ternyata Sudah Diserahkan ke Dinsos, Begini Kondisinya

Bayi malang yang belum diberi nama itu diserahkan kepada petugas Dinsos setelah sempat dirawat di Puskesmas Panjalu selama sekitar 21 hari.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Hermawan Aksan
dok pexel
Ilustrasi bayi yang baru lahir 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Masih ingat kasus penemuan bayi perempuan yang di buang di sisi jalan di Blok Japatra Dusun Sindangkerta Desa Hujungtiwu Panjalu Ciamis, Minggu (14/11/2021) pukul 09.00?

Ternyata bayi malang yang ditemukan dalam kantong keresek oleh petani yang baru dari sawah tersebut sudah diserahkan oleh pihak Puskesmas Panjalu kepada petugas Dinsos Ciamis.

“Penyerahannya kemarin (Senin, 6/12/2021) sekitar pukul 10.00. Sudah dibawa petugas Dinsos (Ciamis),” ujar Kepala UPTD Puskesmas Panjalu, dr Riki Amardiansyah, kepada Tribun, Selasa (7/12/2021).

Bayi malang yang belum diberi nama itu diserahkan kepada petugas Dinsos setelah sempat dirawat di Puskesmas Panjalu selama sekitar 21 hari.

Saat ditemukan dalam kantong keresek, kondisi bayi masih hidup, placenta (tali ari-ari)-nya masih menempel.

Dua orang petani yang baru pulang dari mentraktor sawah curiga dengan kantong keresek yang tergeletak di sisi jalan yang menghubungkan Desa Hujungtiwu (Panjalu) dengan Desa Tenggerharja (Sukamantri ) di Blok Japatra tersebut.

Kantong keresek hitam itu bergerak-gerak membuat kedua petani curiga.

Setelah dibuka, ternyata isi kantong keresek tersebut sesosok bayi dalam kondisi sudah lemas tapi masih hidup.

Kemudian oleh petani, bayi malang tersebut dibawa ke rumah bidan desa setempat.

Oleh bidan desa bayi yang berjenis kelamin perempuan tersebut dimandikan dan dirawat.

Esok harinya, sang bayi diserahkan perawatannya ke Puskesmas Panjalu karena butuh perawatan khusus pakai inkubator lantaran berat badan bayi yang diduga baru dilahirkan tersebut hanya 1,8 kg. Jauh dari normal.

Setelah sempat dirawat selama 21 hari di Puskesmas Panjalu kondisi bayi semakin membaik.

Berat badan bayi terakhir saat akan diserahkan kepada petugas Dinsos Ciamis, sudah mencapai 2,2 kg.

“Kesehatan bayi dalam kondisi baik, berat badannya sudah 2,2 kg,” jelas dr Riki Amardiansyah, kepala UPTD Puskesmas Panjalu. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved