Breaking News:

UKM Bandung Kembali Menggeliat, PT Kahatex Siapkan Perlindungan Sosial Pekerja Seni

BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung biaya pengobatan rumah sakit ketika pekerja seni tersebut mengalami kecelakaan kerja tanpa batasan tertentu, dan

DOK. Humas BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci/Robby Fransisca
Tukang tambal ban menyiapkan peralatan kerja di tengah penantian rupiah di kawasan Suci, Bandung, Selasa (16/11). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – PT Kahatex mengucurkan corporate sosial responsibility (CSR) dalam bentuk perlindungan Jaminan Sosial kepada ratusan pekerja seni di Kota Bandung.

CSR tersebut disalurkan dalam bentuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan terhadap 200 orang pekerja seni di Kota Bandung melalui program GN Lingkaran BPJAMSOSTEK. Ini merupakan wujud kepedulian PT Kahatex dalam mendukung dan mengapresiasi pekerja seni keluar dari belenggu pandemi dan memulihkan perekonomian Bandung melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung Suci, Erni Purnamawati mengatakan perlindungan sosial yang diberikan PT Kahatex kepada ratusan pekerja seni Bandung ini berupa Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian selama 3 (tiga) bulan, terhitung mulai November 2021 sampai Januari 2022.

Pada bulan November 2021 sampai Januari 2022, jika mereka yang telah dilindungi PT Kahatex mengalami kecelakaan lalu lintas saat pergi bekerja, saat pulang bekerja atau mengalami kecelakaan diri ketika di area lingkungan kegiatan seninya, maka berhak mendapatkan uang tunai dan/atau pelayanan kesehatan rumah sakit secara gratis tanpa harus mengeluarkan uang sepeserpun.

“BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung biaya pengobatan rumah sakit ketika pekerja seni tersebut mengalami kecelakaan kerja tanpa batasan tertentu, dan hanya perlu menunjukan kartu kepesertaannya saja tanpa membayar deposito”, ungkap Erni.

Erni mengungkapkan bahwa tidak ada batasan biaya perawatan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja ketika di rawat di Rumah Sakit, semua biaya akan ditanggung hingga peserta pulih.

Selain itu para pekerja seni ini akan diberikan santunan upah sementara selama mereka dinyatakan tidak dapat bekerja dalam waktu tertentu karena proses pemulihan. Bagi peserta yang mengalami kecelakaan kerja dan sementara tidak mampu bekerja, akan mendapatkan manfaat bantuan uang tunai sebesar gaji yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan sebesar 100 persen maksimal selama satu tahun.

Jika terjadi kematian, ahli waris akan mendapatkan santunan kematian sebesar Rp20 juta. Biaya pemakaman Rp10 juta, santunan berkala Rp12 juta dengan total santunan sebesar Rp42 juta.

Erni berharap dengan adanya perlindungan ini terhadap pekerja seni, mereka menjadi lebih tenang dalam melakukan pekerjaannya yang pada gilirannya akan meningkatkan produktivitas kerjanya.

“kami ucapkan terima kasih kepada PT Kahatex yang telah mengucurkan CSR nya untuk GN Lingkaran ini serta berharap perusahaan-perusahaan lain di Kota Bandung dapat berpartisipasi aktif menyisihkan dana CSR untuk perlindungan para pekerja rentan, khususnya pekerja seni di Kota Bandung,” tutur Erni.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved