Perusahaan Wajib Menerima Karyawan Disabilitas, Wagub Jabar; Saya Akan Cek Langsung

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyebut perusahaan wajib sekian persen menerima karyawan disabilitas

Editor: Siti Fatimah
(Foto: Yana Imisiana/Biro Adpim Jabar)
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyebut perusahaan wajib sekian persen menerima karyawan disabilitas karena sudah jelas aturannya dalam Undang Undang. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemda Provinsi Jawa Barat terus mendorong penyerapan tenaga kerja dari kalangan disabilitas di instansi pemerintahan dan perusahaan swasta yang ada di Jabar.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum pada acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2021, di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Sabtu (4/12/2021).

Pak Uu, sapaan akrab Wagub menuturkan, Pemda Provinsi Jabar mendukung penuh pembentukan Komisi Nasional Disabilitas (KND), yang diamanatkan dalam UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan Perpres Nomor 68 Tahun 2020 T
tentang KND.

Baca juga: Wagub Jabar Kutuk Pelaku Penganiayaan Anak Penyandang Disabilitas

Menurutnya, dalam UU dan Perpres tersebut sudah diatur terkait hak kaum disabilitas untuk mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan maupun di pemerintahan daerah. Untuk itu, Pak Uu mengimbau bagi pengelola perusahaan agar segera mengimplementasikan aturan tersebut.

“Bagi perusahaan wajib sekian persen menerima karyawan disabilitas. Bukan hanya undang-undang, tetapi organisasi dunia pun memberikan warning harus memberikan peluang bekerja kepada disabilitas,” ujar Pak Uu.

“Kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Jabar yang belum menerima karyawan dari disabilitas, untuk membuka diri bagi mereka menerima karyawan, karena ini memang merupakan tuntutan undang-undang,” imbaunya.

Baca juga: Buruh Bertemu Wagub Jabar, Minta UMK 2022 Tak Berdasar PP 36, Jika Disanksi Buruh Siap Membela

Pak Uu menegaskan, pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke perusahaan-perusahaan yang ada di Jabar, termasuk juga kepada pemerintahan daerah, guna meninjau langsung penyerapan tenaga kerja dari kaum disabilitas.

“Saya juga nanti akan mengecek ke perusahaan-perusahaan yang ada di Jabar, apakah sudah menerima karyawan dan karyawati yang disabilitas. Termasuk juga kepada para bupati dan wali/kota,” tegas Pak Uu.

“Dengan momentum Hari Disabilitas Internasional ini kami akan melaksanakan aksi-aksi tertentu untuk lebih memberikan perhatian lagi pada penyandang disabilitas,” tuturnya.

Pada kesempatan ini Wagub menyerahkan penghargaan kepada Bupati Kuningan Acep Purnama sebagai pimpinan daerah yang telah merekrut disabilitas untuk menjadi pegawai di perangkat daerah pemda Kabupaten Kuningan

Penghargaan juga diberikan kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna sebagai pimpinan daerah yang memperhatikan kebutuhan penyandang disabilitas di Kabupaten Bandung.

Baca juga: Wagub Jabar Sebut Banjir Bandang di Garut Akibat Alih Fungsi Lahan, Bupati; Tidak Pernah Ada

Selain itu, beberapa pihak swasta yang juga diberikan penghargaan atas kontribusi dalam peningkatan pemenuhan hak penyandang disabilitas adalah PT PLN Persero, RRI Pro 1 FM Bandung, IKA Unpad, Yayasan Nur Illahi Assani, _Hear Me_, HCP Roda Untuk Kemanusiaan, Human Initiative, serta Yayasan Biruku Indonesia.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Jabar Norman Yulian mengatakan bahwa penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas di perusahaan swasta masih jauh dari harapan. Masih banyak pengelola perusahaan yang belum memahami arahan dari UU Nomor 8 Tahun 2016.

Meski demikian, ia menilai UU 8/2016 dan Perpres 68/2020 sangat membantu  memberikan pemahaman bagi pihak perusahaan untuk membuka peluang bekerja bagi penyandang disabilitas.

Halaman
12
Sumber: Tribun depok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved