Breaking News:

Kota Bandung Paling Informatif dalam Pelayanan Informasi Publik Termasuk Soal Covid-19

Pemerintah Kota Bandung menjadi lembaga pemerintah paling informatif dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat.

Penulis: Tiah SM | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Tribunjabar.id
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menerima apresiasi Pemerintah Kota Bandung dari Anugerah Keterbukaan Informasi Publik di Jawa Barat Tahun 2021 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung menjadi lembaga pemerintah paling informatif dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat. Apresiasi ini disampaikan dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik di Jawa Barat Tahun 2021.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan  keterbukaan memberikan layanan informasi kepada masyarakat sudah menjadi komitmen awal Pemkot Bandung. Terkait layanan informasi ini, dilaksanakan secara serius oleh semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca juga: Video Tiktok Bupati Garut Viral, Pengamat : Orang-orang di Sekitar Bupati Harus Paham Etika

"Ikhtiar Pemkot diapresiasi oleh Komisi Informasi Jawa Barat. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini sudah benar, dan mudah mudahan ke depan bisa kita terus tingkatkan," ujar Yana usai menerima penghargaan di Gedung Sate, Senin, (6/12).

Menurut Yana, pesan Pak Gubernur tepat sekali sebagai pemerintah yang diberi amanah oleh rakyat harus memberikan informasi seluas-luasnya dan setranspran-transparannya kepada masyarakat.

Guna meningkatkan layanan ini, Yana terus mendongkrak semua OPD bisa memaksimalkan kemudahan akses secara digital.

Terlebih mengingat dengan adanya pandemi Covid-19, maka pelayanan secara daring sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Mudah-mudahan kami bisa terus  mengembangkan apapun untuk kemudahan. Karena saat ini telepon genggam sudah menjadi hal lazim bagi masyarakat sehingga bisa mendapatkan informasi apapun itu cukup di rumah atau dimanapun melalui aplikasi," ujarnya.

Yana mengimbau kepada masyarakat untuk mengutamakan akses informasi dari berbagai sumber milik pemerintah. Hal ini guna melawan penyebaran informasi hoaks di tengah masyarakat. 

"Tentunya untuk menangkal berita hoaks atau informasi yang belum tentu kebenarannya, tolong mengakses kanal-kanal informasi milik pemerintah, yang tentu saja sudah tersaring validitas dan kebenaran beritanya," pinta Yana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved