Breaking News:

VIRAL DI MEDSOS, Haji Lulung Dibuat Koma, Pihak RS Bersuara, Ceritakan Kesadaran Bang Haji Menurun

Viral di medsos, tudingan Haji Lulung atau bernama asli Abraham Lunggana, politikus senior yang dulu kerap berseteru dengan Ahok, sengaja dibuat koma.

Editor: Kisdiantoro
Istimewa
Haji Lulung dulu kerap seteru dengan Ahok. Kini sedang terbaring di rumah sakit karena serangan jantung. Keluarganya meminta doa kesembuhan. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA – Viral di media sosial, tudingan Haji Lulung atau bernama asli Abraham Lunggana, politikus senior yang dulu kerap berseteru dengan Ahok, sengaja dibuat koma.

Pihak Rumah Sakit Harapan Kita, tempat Haji Lulung dirawat pun bersuara perihak kondisi terkini Haji Lulung.

Rumah Sakit membantah mebuat Haji Lulung Koma, melainkan memberi obat penenang.

Tujuannya agar Haji Lulung bisa beristirahat dengan nyaman.

Informasi ini disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Medik RS Harapan Kita, Isman Firdaus, menanggapi kabar yang beredar di media sosial bahwa Haji Lulung “dibuat koma”.

Kabar Haji Lulung dibuat koma beredar setelah politikus PPP itu dirawat di rumah sakit karena serangan jantung berulang yang dialaminya.

Baca juga: Ingat Haji Lulung yang Kerap Seteru dengan Ahok? Terbaring di Rumah Sakit, Keluarganya: Mohon Doanya

Pihak keluarga juga membenarkan kalau Haji Lulung tengah dirawat karena ssakit jantung dan meminta doa masyarakat untuk kesembuhannya.

"Bukan dibuat koma, tapi diberikan obat-obat untuk ditidurkan, obat penenang. Jadi bukan obat koma tapi penenang supaya lebih nyaman beliaunya," kata Isman Firdaus, dihubungi Kompas.com pada Jumat (3/12/2021) malam.

Menurut Isman, kondisi Haji Lulung masih dalam pemantauan tim dokter karena kondisinya belum stabil  akibat serangan jantung berulang.

"Kondisinya saat ini masih pemantauan tim dokter. Hasil serangan jantung berulang, beliau masih belum stabil," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved