Pilpres 2024

Jawaban Panjang Ridwan Kamil tentang Dukungan Partai dan Kepercayaan Masyarakat untuk Nyapres

Ridwan Kamil menanggapi pernyataan sejumlah pengurus partai dan hasil survei yang mendukungnya untuk maju di Pemilihan Presiden 2024.

Tribun Jabar / Cipta Permana
Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil memberikan sambutan dalam kegiatan pelantikan dewan pengurus pusat Ikatan Alumni Universitas Katolik Parahyangan (IKA Unpar), di Auditorium PPAG Kampus Unpar, Kota Bandung, Minggu (28/11/2021) / Cipta Permana. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ridwan Kamil menanggapi pernyataan sejumlah pengurus partai dan hasil survei yang mendukungnya untuk maju di Pemilihan Presiden 2024.

Di sisi lain, ia masih fokus untuk menentukan partai yang akan dipilih untuk menjalani kontestasi politik ke depan.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini mengaku masih fokus menjalankan tugasnya sebagai Gubernur Jawa Barat.

Ia mengatakan kinerja yang baik akan berdampak pada elektoral. Ia meyakini masyarakat menghargai kinerja tanpa pencitraan.

Baca juga: Ridwan Kamil Seperti Hilang, Lalu Umumkan UMK yang Bikin Murka Massa Buruh dan Bupati

“Dengan kerja, ada apresiasi dari warga, baik itu berupa pujian, komentar, maupun elektoral. Saya sudah haqul yakin kalau independen di level nasional tidak mungkin. Saya akan istikharah tahun depan masuk partai. Doakan saja,” kata dia di Yogyakarta, Rabu (1/12/2021).

“Kalau survei naik turun, saya meyakini kembali bahwa dukungan itu dari akumulasi kerja. Fokus aja kerja."

"Tapi kalau ngomomign survei politik, terlalu jauh sekarang. Survei itu relevan kalau berpasangan, lebih realistis."

"Ini kontes berpasangan, bukan kontes individu,” katanya.

Ia mengapresiasi berbagai dukungan yang datang dari berbagai kalangan agar ia maju dalam kontestasi di level pilpres. Hal itu akan menjadi semangat tersendiri.

Baca juga: Keputusan Gubernur Jabar Terkait UMK 2022 Dianggap Mengecewakan, Buruh Purwakarta Akan Menggugat

Sebaliknya, jika ada kritik atau bentuk apresiasinya tidak baik, ia akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi.

“Saya tiap hari memperbaiki diri. Apakah survei jelek, saya evaluasi, kalau bagus, apanya yang bagus. Setiap hari harus ada perbaikan,” ucap Kang Emil.

Karena itu, Kang Emil enggan memikirkan siapa yang akan menjadi pasangannya nanti jika jadi berkontestasi untuk Pilpres 2024. Pun demikian dengan posisi siapa yang menjadi capres atau cawapres.

“Pelajaran dua kali pilkada, pengantin itu ibarat Siti Nurbaya semua. Tidak pernah saya bisa memilih."

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved