Virus Corona Varian Omicron Serang Beberapa Negara, PPKM Level 3 Dipercepat? Ini Kata Wiku

Menyebarnya virus corona varian Omicron tak membuat pemerintah Indonesia mempercepat  pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. 

Editor: Giri
freepik
Ilustrasi virus corona - Menyebarnya virus corona varian Omicron di beberapa negara tak membuat pemerintah Indonesia mempercepat PPKM level 3. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Menyebarnya virus corona varian Omicron di beberapa negara tak membuat pemerintah Indonesia mempercepat  pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. 

Rencananya, PPKM level 3 akan diberlakukan di momen Natal dan tahun baru, 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. 

PPKM level 3 akan diberlakukan di seluruh Indonesia.

Hal itu sesuai Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 62 Tahun 2021 dan Surat Edaran Satgas Nomor 24 Tahun 2021

"Penerapan penyesuaian aktivitas kegiatan masyarakat menjelang masa Natal dan tahun baru, termasuk PPKM level 3 akan tetap diberlakukan dari 24 Desember sampai dengan 2 Januari 2022," kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, melalui keterangan pers, dikutip dari laman covid-19.go.id, Rabu (1/12/2021).

Adapun pemerintah telah mengambil sejumlah langkah untuk mengantisipasi masuknya varian Omicron.

Pertama, melarang warga negara asing (WNA) yang dalam 14 hari terakhir memiliki riwayat perjalanan ke 11 negara masuk ke Indonesia.

Sebelas negara itu yakni Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambik, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia, dan Hong Kong.

Sementara, bagi warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki riwayat perjalanan ke negara-negara tersebut dan hendak masuk ke wilayah RI diwajibkan melakukan karantina selama 14 hari.

Pemerintah juga menambah waktu karantina WNA maupun WNI yang masuk ke Indonesia dari negara-negara di luar 11 negara yang menjadi sorotan, dari tiga hari menjadi tujuh hari.

Semua kebijakan pengetatan perjalanan itu mulai berlaku pada 29 November 2021 pukul 00.01.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (dok Covid.go.id)

Wiku mengatakan, informasi terkait virus corona Omicron masih sangat terbatas dan dalam proses penelitian.

Saat ini belum diketahui pasti ihwal efektivitas vaksin, testing, dan obat-obatan yang ada terhadap varian Omicron.

Wiku pun meminta masyarakat tidak panik menghadapi potensi penularan varian baru ini, tetapi juga tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Halaman
12
Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved