Program Geulisan Oded M Danial Mulai Diperkenalkan ke Para Kepala SD di Kota Bandung

Pemkot Bandung kembali memperkenalkan Gerakan Menulis Alquran (Geulisan) yang sempat diluncurkan pada September lalu.

Tribun Jabar / Muhamad Nandri Prilatama
Wali Kota Bandung Oded M Danial meluncurkan program terbarunya untuk warga Kota Bandung. Yakni Geulisan ata Gerakan Urang Nulisan Al Quran. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemkot Bandung kembali memperkenalkan Gerakan Menulis Al Quran (Geulisan) yang sempat diluncurkan pada September lalu.

Kali ini program Geulisan diperkenalkan ke para kepala SD di Kota Bandung.  Sebanyak 138 kepala sekolah mendapatkan pembekalan terkait gerakan ini dengan leading sektor ialah Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Geulisan ini merupakan program yang bekerjasama dengan Quran Cordoba salahsatu penerbit Al Quran terinovatif dari Kemenag RI. 

Baca juga: Tel Aviv Jadi Kota Termahal di Dunia, Geser Paris dan Hongkong

Wali Kota Bandung Oded M Danial menjelaskan program Geulisan ini  inovasi juga kreasi yang luar biasa untuk menggerakkan masyarakat mencintai Al Quran. Alasan gerakan menulis Al Quran ini, katanya, sebagai cara agar masyarakat mau untuk membacanya.

"Kalau membaca Alquran itu terkadang malas, sehingga dengan cara menulisnya tentu pasti membacanya juga. Saya berharap semoga program ini bersama Quran Cordoba menjadikan kita hamba-hamba yang sukses di kehidupan dunia dan akhirat," ujarnya di Setiabudi, Rabu (1/12/2021).

Tak hanya itu, Oded M Danial juga menyebut program ini bisa menjadi metodologi Pemkot Bandung dalam mengajak masyarakatnya mencintai Al Quran dan mengimplementasikan Bandung yang agamis.

"Alhamdulillah kami sudah sasar ke para kaum disabilitas, anak-anak thalasemia, pemuda hijrah, ASN (camat), dan terbaru ialah para kepala sekolah SD," ujarnya.

Baca juga: Camat di Kota Bandung Kembali Perdalam Pemahaman Al Quran lewat Program Oded M Danial, Geulisan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar menambahkan bahwa program Geulisan di lingkup pendidikan ini bisa menjadi praktek yang baik sekaligus merdeka belajar dalam memberikan kesempatan guna memperbaiki dan meningkatkan kualitas iman serta takwa kepada Tuhan yang Maha Esa.

"Pembekalan kompetensi ke para kepsek ini agar mengamalkan Bandung agamis dan unggul. Unggul itu dimulai dari pendidikan dan agamis bagian setiap manusia yang menjadikannya kebutuhan esensial kepada Tuhan," katanya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved