Breaking News:

Menjelang Nataru, Masyarakat yang Melakukan Perjalanan Darat via Ciamis Harus Sudah Divaksin

Bagi pengendara yang melakukan perjalanan darat dan melintas daerah Ciamis mulai Rabu (1/12) harus melengkapi dengan sertifikat/bukti sudah divaksin

Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
Dok. Humas Polres Ciamis
Penyekatan perjalanan darat di jalan nasional jalur selatan via Ciamis di chek point di areal parkir P2B di Cihaurbeuti (perbatasan Ciamis-Tasikmalaya) Selasa (30/11/2021). Kegiatan ini untuk memastikan pengendara sudah divaksin. 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Bagi pengendara yang melakukan perjalanan darat dan melintas daerah Ciamis mulai Rabu (1/12) harus melengkapi diri dengan sertifikat/bukti sudah divaksin.

Aturan ini berlaku baik pengemudi mobil maupun pengendara sepeda motor dari arah Bandung menuju Jawa Tengah maupun Pangandaran. Atau sebaliknya, termasuk dari arah utara (Cirebon). Tak terkecuali penumpang angkutan umum.

“Mulai awal Desember di setiap akses masuk (check point) ke Ciamis dan Pangandaran akan disiapkan gerai vaksin. Sehingga pelaku perjalanan darat yang belum divaksin bisa langsung menjalani vaksinasi dulu sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi saat melakukan pengecekan post chek point Cihaubeuti Selasa (30/11) siang.

Menjelang liburan Natal dan tahun baru (Nataru) 2022, jajaran Polres Ciamis akan melakukan pengecekan terhadap kendaraan yang memasuki wilayah Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran melalui perjalanan darat. Baik itu sepeda motor, mobil pribadi, angkutan umum, travel, bus pariwisata, maupun truk.

Pengecekan kendaraan pelaku perjalann  darat tersebut akan dilakukan di lima titik chek point. Seperti di pos chek point Cihaurbeuti, perbatasan Kabupaten Ciamis dengan Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan pengecekan di pos perbatasan akses masuk Ciamis tersebut menurut AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi sesuai dengan  Inmendagri No 52 tahun 2021 tentang pendirian pos-pos chek point menjelang Natal dan Tahun Baru.

Dengan tujuan utama untuk mengedukasi masyarakat mengenai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Tujuan utamanya adalah edukasi, memberikan pemahaman kepada masyarakat supaya peduli terhadap kesehatan.Saat ini masih masa pandemi. Dengan harapan tahun baru nanti tidak terjadi gelombang ketiga lonjakan kasus Covid-19,” katanya.

Dan salah satu persyaratan perjalanan darat menjelang Nataru menurut salah satunya menurut Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi harus sudah divaksin. Minimal sudah mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama.

“Bila belum divaksin akan dilakukan putarbalikan kendaraaan atau tidak boleh melintas masuk wilayah Ciamis dan Pangandaran,” tegas AKBP Wahyu Narsono Adhi.

Menurut Kapolres Ciamis, ada lima titik pos chek poin penyekatan yang akan digelar menjelang Nataru tersebut. Meliputi chek point Cihaurbeuti (perbatasan Ciamis-Tasikmalaya), chek point eks Jembatan Timbang Sindangrasa Ciamis Kota, cek point perbatasan Banjar-Ciamis, chek point Kalipucang (Pangandaran) dan chek point pintu masuk kawasan wisata Pantai Pangandaran.

Pada kesempatan kunjungan ke Cek Point Cihaurbeuti Selasa (30/11) siang AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi meimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan menjelang dan saat Nataru.

“Lebih baik tinggal di rumah. Saat ini masih pandemi. Kalau memang tidak terlalu perlu melakukan perjalanan disarankan untuk tetap di rumah saja,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved