Breaking News:

Level Status Bencana di Kabupaten Bandung Naik Manjadi Tanggap Darurat, Bupati Dadang Minta Ini

Status kebencanaan di Kabupaten Bandung ditingkatkan dari siaga menjadi tanggap darurat. Hal itu seiring terjadinya bencana alam akhir-akhir ini.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Giri
Kondisi banjir di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jumat (26/11/2021). Kini level status bencana di Kabupaten Bandung menjadi tanggap darurat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Status kebencanaan di Kabupaten Bandung ditingkatkan dari siaga menjadi tanggap darurat. Hal itu seiring terjadinya bencana alam akhir-akhir ini.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dan memutuskan terkait status kebencanaan.

"Kami sudah memutuskan, dari status siaga menjadi tanggap darurat, yang pada akhirnya kita bisa mencairkan dari dana BTT (belanja tidak terduga) dan tanpa tender," kata Dadang di Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Selasa (30/11/2021).

Dadang mengungkapkan, dana tersebut bisa menanggulangi longsor di Pasirjambu, di daerah Kutawaringin, yang ada retakan karena di bawahnya sudah ada sumber air,  atau sungai di bawah tanah dan daerah lainnya. 

"Tentunya ini harus kami perhatikan. Jangan sampai sudah kejadian, kita baru (perbaiki) ke sana," kata Dadang.

Dadang mengungkapkan, karena pihaknya sudah menetapkan siaga darurat, maka semua dinas dan OPD harus serempak lebih mengawasi kondisi wilayah masing-masing. 

"Saya sarankan kepada para camat untuk segera melihat tempat masing masing," ucap dia.

Dadang mengatakan, jangan sampai ada kontur tanah, seperti di lokasi longsor di Pasirjambu yang mengakibatkan satu balita meninggal dunia, dibiarkan.

"Tolong ingatkan terlebih dahulu, dan semoga tidak terjadi lagi bencana di Kabupaten Bandung," katanya.

Menurutnya, kenaikan level kebencanaan menjadi tanggap darurat ini sudah dimulai dari Senin (29/11/2021).

"Tanggap darurat diterapkan selama 14 hari. Kami semua serempak bergerak di daerah rawan bencana. Ada 23 kecamatan rawan bencana," ucapnya.

Adapun bencana yang sudah terjadi di Kabupaten Bandung, yakni longsor di Pasirjambu, banjir di Rancaekek, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Baleendah, Cikancung, banjir bandang di Kertasari dan Solokanjeruk, serta angin kencang di Rancaekek. (*)

Baca juga: Apa Kabar Omid Nazari? Dulu Ditangisi Bobotoh, Kini Posisinya Diambil Mohammed Rashid

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved