Breaking News:

Kasus Mutilasi di Bekasi

Jenazah Ridho Korban Mutilasi Diantar Ratusan Ojol, Ibunda Menangis Minta Peti Mati Dibuka

Ratusan pengendara ojek online (ojol) yang mayoritas merupakan teman seprofesi Ridho juga turut mengawal mobil jenazah.

Editor: Ravianto
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ibunda Ridho Suhendra menangis minta peti mati anaknya dibuka. Jenazah Ridho dimakamkan di TPU Desa Sumberjaya setelah tiba di rumah duka di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (30/11/2021) malam. 

TRIBUNJABAR.ID, BEKASI - Jenazah Ridho Suhendra, korban perampasan nyawa disertai mutilasi di Bekasi sudah dimakamkan di TPU Desa Sumberjaya, Tambun Selatan, Bekasi, malam ini, Selasa (30/11/2021).

Ridho Suhendra merupakan korban mutilasi yang potongan tubuhnya ditemukan di depan bengkel tambal ban di Jalan Raya Pantura, Kedung Waringin, Bekasi, Sabtu (27/11/2021) lalu.

Setelah diautopsi di RS Polri Kramat Jati, jenazah Ridho Suhendra akhirnya dibawa pulang sebelum dimakamkan, tadi malam.

Sebelum dimakamkan, jenazah Ridho Suhendra lebih dulu disemayamkan di rumah duka di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (30/11/2021) malam.

Ibu beserta ayah kandung korban menjemput jenazah dari RS Polri Kramat Jati, setelah proses identifikasi dinyatakan selesai.

Ratusan pengendara ojek online (ojol) yang mayoritas merupakan teman seprofesi Ridho juga turut mengawal mobil jenazah.

Ketika tiba, Ibu korban yang baru turun dari mobil tak kuasa menahan tangisnya sambil menuju ruang tamu tempat peti jenazah Ridho ditempatkan.

Ridho Aulia, korban mutilasi yang potongan tubuhnya ditemukan di depan bengkel tambal ban di Bekasi, Sabtu (27/11/2021) pagi.
Ridho Aulia, korban mutilasi yang potongan tubuhnya ditemukan di depan bengkel tambal ban di Bekasi, Sabtu (27/11/2021) pagi. (tribunbekasi)

Setelah tiba di ruang tamu, ibu korban meminta agar anggota keluarga lain memperbolehkannya membuka peti jenazah lantaran ingin melihat wajah Ridho untuk terakhir kalinya

"Buka sedikit aja! Buka mau lihat! Anak ku!" kata ibu korban.

Anggota keluarga lain menghalaunya ketika hendak membuka peti jenazah dengan alasan kondisi jenazah sudah tidak utuh akibat dimutilasi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved